Berita

Aksi vandalisme terhadap baliho bergambar Puan Maharani di Jawa Timur/Ist

Politik

Pengamat: Pelaku Vandalisme Baliho Puan Maharani Kemungkinan Orang Dalam

SELASA, 27 JULI 2021 | 01:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada dua kemungkinan yang bisa dicermati dalam vandalisme baliho bergambar Puan Maharani yang terjadi di Jawa Timur

Pertama, aksi vandalisme dengan mencoret-coret baliho Ketua DPP PDIP tersebut dilakukan oleh pihak eksternal. Namun yang kedua, terbuka kemungkinan aksi tak terpuji tersebut justru dilakukan oleh internal kader Banteng yang tidak suka dengan rencana pengusungan Puan sebagai capres 2024.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah menyikapi aksi vandaslime baliho Puan yang bertebaran di Surabaya dan Blitar.


"Karakter kader PDIP, ketika tidak terjadi kesepahaman, mereka tidak sungkan menunjukkan konflik ke permukaan," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/7).

Memang ada kemungkinan vandalisme tersebut dilakukan oleh pihak di luar partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini. Namun bila melihat gelaran pesta demokrasi yang baru akan dilakukan tiga tahun ke depan, kata dia, kemungkinan tersebut sangat kecil.

"Jika asumsi penolakan dari pihak luar, musim kontestasi belum juga dimulai. Sementara keberanian vandalisme dilakukan, sangat kecil kemungkinan pihak eksternal karena terlalu dini," lanjutnya.

Baliho-baliho bergambar Puan Maharani ditemukan sudah dicoret-coret menggunakan cat di Surabaya. Baliho tersebut sejatinya berisi pesan positif kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan, seperti kampanye memakai masker, vaksinasi, dan menjaga imun tubuh.

Merespons hal ini, PDIP Jawa Timur menduga aksi vandalisme dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan berbagai kerja-kerja kerakyatan partai dalam mengajak masyarakat optimistis menghadapi pandemi.

“Karena mereka tidak berani menyerang aksi bagi sembako, operasional ambulans gratis, fasilitasi vaksinasi, dan sebagainya, akhirnya mereka menyasar baliho kader partai yang mengampanyekan protokol kesehatan dan mengajak vaksinasi,” tutur Ketua DPD PDIP Jatim, Kusnadi, dikutip Kantor Berita RMOLJatim

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:18

Legislator PDIP Soroti Prinsip Gotong Royong Koperasi Buntut Meninggalnya Dua Calon Manajer KDMP

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12

Saham Teknologi Seret Nasdaq dan S&P 500

Kamis, 25 Juni 2026 | 08:03

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Emas Jatuh 3,3 Persen, Investor Waspadai Kenaikan Suku Bunga The Fed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:46

DAX Tertekan Anjloknya Rheinmetall, Bursa Eropa Bergerak Mixed

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:30

Jejak Karir Listyo Sigit Diungkap dalam Buku 'Sang Arsitek Presisi Polri'

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:28

Misteri Rp250 Juta KDM, Taufik Hidayat Sudah Ditangkap, Eh ... Hadiahnya Malah Buron

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00

Merayakan Hari Pelaut sebagai Sandera

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:55

Tanpa Nurani

Kamis, 25 Juni 2026 | 06:33

Selengkapnya