Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka)/Net

Nusantara

Uhamka Melesat Ke Peringkat 69 Besar Perguruan Tinggi Indonesia Versi Webometrics

SENIN, 26 JULI 2021 | 21:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Prestasi gemilang berhasil ditorehkan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka). Peringkat perguruan tinggi milik Muhammadiyah itu berhasil meroket di posisi ke-5 perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiah serta peringkat ke-69 seluruh Indonesia dari 2.593 perguruan tinggi.

Penilaian ini sebagaimana dilakukan oleh Webometrics Ranking of World Universities yang dirilis 26 Juni 2021. Webometrics sendiri merupakan organisasi pemeringkatan perguruan tinggi seluruh dunia yang berdiri sejak bulan Juli 2012.

Hingga saat ini semua perguruan tinggi di dunia khususnya di Indonesia tidak henti-hentinya berlomba untuk dinilai oleh Webometrics sebagai lembaga perguruan tinggi yang sangat baik dari berbagai bidang. Adapun bidang yang dinilai adalah presence, visibility, impact, openness, dan excellence.


Rektor Uhamka, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro tidak henti-hentinya mengucap rasa bahagia atas pencapaian Uhamka yang dia pimpin saat ini.

Pasalnya, sejak bulan Januari 2021 Uhamka berada di peringkat 227. Dalam waktu 6 bulan, Uhamka melesat ke peringkat 5 untuk perguruan tinggi Muhammadiyah dan peringkat 69 perguruan tinggi Indonesia.

“Alhamdulillah, rasa syukur kami segenap Civitas Uhamka kepada Allah SWT atas capaian yang begitu melesat. Hal ini merupakan kebanggaan yang tidak terkira,” ujarnya kepada wartawan, Senin (26/7).

Gunawan Suryoputro memastikan capaian ini tidak lantas membuat Uhamka berhenti dalam meningkatkan prestasi. Pihaknya akan terus berbenah dan meningkatkan mutu dalam skala prioritas kerja, SDM yang unggul, ketersediaan teknologi yang memadai, sarana, dan prasarana.

“Hal ini sangat penting dilakukan untuk memastikan Uhamka tetap tumbuh sebagai universitas yang mampu mencetak generasi yang unggul  untuk mencapai visi sebagai propethic teaching university tahun 2024,” tuturnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya