Berita

Pasukan pemerintah Afghanistan telah berusaha untuk merebut kembali distrik-distrik yang direbut oleh Taliban/Net

Dunia

Rem Manuver Taliban, Afghanistan Berlakukan Jam Malam

MINGGU, 25 JULI 2021 | 16:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Afghanistan memberlakukan jam malam selama sebulan di hampir seluruh negara mulai akhir pekan ini (Sabtu, 24/7).

Langkah ini diambil untuk mengerem manuver Taliban yang semakin agresif menyerang sejumlah kota di negara tersebut.

Selain di ibukota Kabul dan dua provinsi lainnya, tidak ada pergerakan yang diizinkan mulai pukul 22:00 hingga 04:00 pagi.


Diketahui bahwa Taliban semakin agresif melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Afghanistan selama dua bulan terakhir, ketika pasukan internasional ditarik keluar dari negara itu.

Kelompok militan itu diperkirakan telah menguasai hingga setengah dari seluruh wilayah di Afghanistan. Selain itu, mereka juga telah merebut jalan-jalan utama di sejumlah wilayah penting untuk memotong rute pasokan.

Untuk menghentikan langkah Taliban, pemerintah Afghanistan pun memutuskan untuk memberlakukan jamm malam.

Dalam pengumumannya, sebagaimana dimuat BBC pada Minggu (25/7), Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan bahwa jam malam ini diambil untuk mengekang kekerasan dan membatasi gerakan Taliban.

Namun ada pengecualian untuk kota Kabul, Panjshir dan Nangarhar.

Manuver Taliban yang semakin masif di Afghanistan jelang hengkangnya seluruh pasukan Amerika Serikat. membuatresah banyak pihak, tidak terkecuali pemerintah Afghanistan itu sendiri.

Beberapa analis internasional khawatir, Taliban dapat menguasai negara itu dalam waktu enam bulan setelah AS angkat kaki dari negara itu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya