Berita

Ketua DPD Partai Hanura Papua, Kenius Kogoya/Net

Politik

Termasuk Kenius Kogoya, Golkar Ajukan 6 Nama Calon Wagub Papua

KAMIS, 22 JULI 2021 | 15:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Golkar Papua resmi mengajukan nama-nama untuk maju sebagai calon wakil gubernur kepada Koalisi Papua Bangkit Jilid II.

Dari 6 nama yang diusung Partai Golkar Papua untuk mengisi kursi Wagub Papua, salah satunya adalah Ketua DPD Partai Hanura, Kenius Kogoya.

"Enam nama yang direkomendasikan oleh Partai Golkar atas keputusan DPD Partai Golkar Papua dan disetujui oleh DPP," ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi Golkar Papua, Max Krey, saat dijumpai awak media di Suni Hotel Abepura, Rabu (21/7).


Enam nama yang diusulkan Partai Golkar adalah Fernando Yansen Tinal, Jhon Tabo, Kenius Kogoya, Ones Pahabol, Paskalis Kossay, dan Paulus Waterpauw.

“DPD Golkar Provinsi Papua, di bawah Plt Ketua, Pak Ahmad Doli Kurnia dan Sekretaris Pak Yopi Ingratubun telah menandatangani surat yang disampaikan kepada Koalisi Papua Bangkit Jilid II yaitu ada 6 nama,”  sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLPapua.

Soal keberadaan Kenius Kogoya yang notabene berasal dari luar internal partai Golkar, Max Krey menyebutkana karena partainya tidak menutup dari aspirasi masyarakat.

"Partai Golkar adalah partai yang terbuka, kami tidak tertutup dari partai lain. Kami mendengar aspirasi masyarakat yang disampaikan, oleh Partai Golkar itu yang diakomodir," jelas Max Krey.

“Maka kami Partai Golkar Provinsi Papua bisa mengeluarkan enam nama itu,” imbuhnya.

Setelah 6 nama tersebut diusulkan dari DPD, selanjutnya akan diusulkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPD). Untuk diputuskan 2 nama yang akan mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Golkar sebagai calon pendamping Gubernur Papua Lukas Enembe.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya