Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Perpanjang PPKM, Pemerintah Siapkan Anggaran Tambahan Rp 55,21 Triliun

RABU, 21 JULI 2021 | 20:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah mempersiapkan alokasi anggaran tambahan sebesar Rp 55,21 triliun sebagai program bantuan dalam perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Tindak Lanjut Arahan Presiden RI terkait Perkembangan Terkini Penerapan PPKM, Rabu (21/7).

"Terkait dengan penambahan program ini yang nanti akan dijelaskan juga oleh Ibu Menteri Keuangan," ujar Airlangga.


Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini hanya memastikan, tambahan anggaran akan menyasar masyarakat yang terdampak langsung PPKM.

"Yaitu kartu sembako, diskon listrik, internet, kartu prakerja, bantuan Bulog, kartu sembako PPKM dan selain itu insentif usaha mikro yang besarnya Rp 1,2 juta," terangnya.

Dijelaskan Airlangga, insentif itu di samping Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp 3 juta di mana untuk Rp 1,2 juta ini untuk membantu satu juta UMKM.

"Antara lain warung, warteg kemudian terkait dengan PKL yang nanti pelaksanaannya dilakukan oleh TNI Polri dan ini mekanisme sedang disiapkan, petunjuk teknis dan pedoman umumnya sedang disiapkan," jelasnya.

"Sehingga nanti total paket untuk UMKM ini totalnya ada Rp 3 juta ditambah Rp 1 juta di mana yang Rp 3 juta dikelola oleh Kemenkop UMKM," demikian Ketua Umum Partai Golkar ini.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya