Berita

Untuk pertama kalinya dalam 18 tahun, pos diplomatik Taiwan di Eropa akan disebut Kantor Perwakilan Taiwan\ di Lituania/Net

Dunia

Taiwan Akan Gunakan Namanya Sendiri Untuk Pos Diplomatik Di Lithuania, China Geram?

SELASA, 20 JULI 2021 | 23:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Taiwan mengambil langkah maju dalam urusan diplomatiknya. Pada Selasa (20/7), pemerintah Taiwan mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan kantor di Lithuania dengan menggunakan nama sehari-hari mereka.

Untuk pertama kalinya dalam 18 tahun, pos diplomatik Taiwan di Eropa akan disebut "Kantor Perwakilan Taiwan" di Lituania, dan bukan lagi bukan "Kantor Taipei".

Bagi Taiwan, hal ini merupakan kemajuan signifikan dalam masalah diplomatik.


"Lithuania adalah mitra yang baik bagi Taiwan yang berbagi nilai yang sama untuk kebebasan dan demokrasi," kata Wu pada briefing virtual, sebagaimana dimuat AFP.

Dia menambahkan, keduanya berada di garis depan strategis dalam membela sistem demokrasi.

Pengumuman ini sekaligus merupakan tanda perkebangan hubungan Taiwan dengan negara-negara Baltik dan Eropa.

Meski begitu, ada kekhawatiran bahwa hal ini akan membuat geram China. Pasalnya, negeri tirai bambu mengklaim wilayah Taiwan dan berjanji bahwa akan merebut kembali wilayah tersebut.

Selain itu, China kerap menegaskan sikapnya itu dalam menjalin kerjasama internasional dengan negara-negara lain di dunia. Hal itulah yang kerap menghambat upaya diplomasi Taiwan ke kancah dunia.

Hingga saat ini, Taiwan yang secara resmi dikenal sebagai Republik China, hanya diakui sebagai sebuah negara oleh 15 negara lain.

China berusaha menjaga agar Taiwan "terisolasi" dari pergaulan internasinal. Hal itu salah satunya terlihat dari sikap China yang menolak setiap penggunaan resmi kata "Taiwan" agar tidak memberi rasa legitimasi internasional pada pemerintahan Taiwan.

Namun hingga saat ini, Taiwan berhasil mempertahankan hubungan diplomatik de facto dengan puluhan negara melalui Kantor Perwakilan Taipei.

Naun gebrakan terbaru dibuat Taiwan dengan Lithuania. Pada bulan Mei lalu, Lithuania mengumumkan akan keluar dari forum kerjasama 17+1 China dengan negara-negara Eropa tengah dan timur.

Sejak saat itu, Lithuania menjadi semakin akrab dengan Taiwan. Salah satu indikasinya terlihat dari langkah pemerintah Lithuania yang berjanji untuk menyumbangkan sekitar 20 ribu vaksin virus Covid-19 ke Taiwan dan membuka kantor perwakilannya sendiri di pulau itu.

Selain Lithuania, pekan lalu, Slovakia juga mengumumkan akan menyumbangkan 10 ribu vaksin ke Taiwan, sebagai tanda terima kasih atas sekitar 700 ribu masker yang dikirim Taipei ke negara Eropa tengah itu pada awal pandemi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya