Berita

Seorang warga mengenakan penutup hujan berdiri di jalan yang banjir di Zhengzhou, provinsi Henan, China pada 20 Juli 2021/Reuters

Dunia

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Kota Di China Terendam Air

SELASA, 20 JULI 2021 | 22:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hujan deras mengguyur provinsi Henan di China tengah pada Selasa (20/7) membuat sungai-sungai besar di sekitarnya meluap dan jalan-jalan di sejumlah kota sekitarnya.

Reuters mengabarkan, banjir terjadi ibu kota provinsi Zhengzhou, di tepi Sungai Kuning. Penduduk setempat harus menghadapi genangan air setinggi lutut untuk menyeberangi persimpangan jalan.

Sementara itu di Ruzhou, sebuah kota di barat daya Zhengzhou, jalan-jalan telah berubah menjadi aliran deras dan menyapu mobil serta sejumlah kendaraan di sana.


Sejauh ini belum ada laporan soal korban luka ataupun jiwa akibat bencana ini. Meski begitu, kehidupan sehari-hari dari 94 juta orang di provinsi itu telah terganggu akibat penutupan transportasi.

Di Henan, pusat logistik utama ditutup, layanan kereta api ditangguhkan, serta sejumlah jalan raya juga ditutup dna penerbangan ditunda atau dibatalkan akibat banjir tersebut.

Henan yang merupakan provinsi berpenduduk dua kali lipat ukuran Austria itu diketahui telah dilanda badai sejak akhir pekan kemarin di musim hujan yang luar biasa aktif.

Akibat curah hujan yang terus menerus, salah satu sungai terbesar di wilayah itu, yakni Sungai Yi meluap dan membanjiri daerah sekitanya.

Di tengah situasi tersebut, terjadi insiden di Dengfeng di mana pabrik paduan aluminium meledak pada hari Selasa (20/7) ketika air dari sungai mengalir ke pabrik.

Bukan hanya itu, sekitar 31 waduk besar dan sedang di provinsi ini telah melampaui tingkat peringatannya.

Menurut data setempat, sejak akhir pekan kemarin, 3.535 stasiun cuaca di Henan melihat curah hujan melebihi 50 mm, di mana 1.614 tingkat terdaftar di atas 100 mm dan 151 di atas 250 mm.

Curah hujan tertinggi tercatat terjadi di kota Lushan, dengan curah hujan 498 mm.

"Ini adalah hujan terberat sejak saya lahir, dengan begitu banyak tempat yang familiar tergenang air," kata seorang pengguna internet di kota Gongyi yang terendam banjir di media sosial China.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya