Berita

Pemerintah Taiwan memberikan persetujuan produksi dan penggunaan darurat kandidat vaksin Covid-19 Medigen Vaccine Biologics Corp/Net

Dunia

Taiwan Setujui Kandidat Vaksin Covid-19 Medigen Produksi Dalam Negeri

SENIN, 19 JULI 2021 | 15:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Taiwan memberikan persetujuan produksi dan penggunaan darurat kandidat vaksin Covid-19 Medigen Vaccine Biologics Corp pada Senin (19/7). Ini merupakan langkah besar yang diambil oleh negara pulau itu untuk mengembangkan vaksinnya sendiri di tengah pandemi Covid-19.

Sejauh ini, kandidat vaksin tersebut. belum menyelesaikan uji klinis dan belum ada data soal kemanjuran vaksin tersebut. Meski begitu, Kementerian Kesehatan Taiwan menegaskan bahwa sejauh ini penelitian telah menunjukkan bahwa antibodi yang dibuat oleh suntikan vaksin itu tidak lebih buruk daripada yang dibuat oleh vaksin AstraZeneca.

Sementara itu, Medigen yang berbasis di Taiwan pada bulan lalu mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa mereka sedang mencari otorisasi penggunaan darurat cepat dari pemerintah untuk kandidat vaksinnya setelah menyelesaikan uji coba Fase 2 dengan aman.


Ini merupakan kemajuan pesat bagi Taiwan. Pasalnya, mengembangkan vaksinnya sendiri telah menjadi tujuan utama pemerintah Taiwan, Mekipun pada waktu yang bersamaan, Taiwan juga memesan sekitar 20 juta suntikan dari Moderna, AstraZeneca dan skema pembagian global COVAX.

Kementerian Kesehatan Taiwan juga menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada masalah keamanan utama selama uji klinis kandidat vaksin Medigen di Taiwan.

Meski begitu, pihak Medigen harus menyajikan laporan bulanan tentang keamanan untuk kandidat vaksin yang disebut sebagai MVC-COV1901 itu.

Vaksin tersebut dirancang untuk orang berusia di atas 20 tahun dengan dua dosis vaksin dalam jarak 28 hari.

Setelah memberikan lampu hijau untuk penggunaan darurat vaksin tersebut, Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung menjelaskan bahwa pihak perusahaan saat ini perlu meningkatkan produksinya.

"Seharusnya ada sedikit pasokan yang tersedia pada Agustus," tambahnya, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya