Berita

Mantan Menkes Matt Hancock bersama staf lainnya/Net

Dunia

Dua Rumah Digrebek, Polisi Sita Komputer Yang Sebarkan Video Skandal Mantan Menkes Hancock

JUMAT, 16 JULI 2021 | 11:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Regulator Inggris masih terus melakukan penyelidikan terkait bocornya rekaman CCTV yang menyimpan rekaman mantan Menteri Kesehatan Matt Hancock yang sedang mencium ajudan pribadinya.

Pada Kamis (15/7), pengawas data Inggris mengatakan telah mendapat alamat yang dicurigai, menyasar dua rumah terkait dugaan pelaku di belakang penyebaran video itu.

Tim dari Kantor Komisaris Informasi (ICO) pun melakukan penggrebekan dan mengambil peralatan komputer pribadi dan perangkat elektronik lainnya.


Itu terjadi setelah perusahaan yang menyediakan fasilitas manajemen dan CCTV untuk Departemen Kesehatan, EMCOR Group (UK) plc - melaporkan pelanggaran data pribadi.

EMCOR Group, yang menyediakan layanan CCTV untuk Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial, menuduh bahwa gambar diambil dari sistem CCTV departemen tanpa persetujuan, seperti dikutip dari AFP, Jumat (16/7).

Video CCTV menunjukkan bagaimana Hancock memeluk ajudannya Gina Coladangelo di saat negara itu tengah melakukan aturan ketat tentang pembatasan dan jaga jarak sosial. Rekaman itu kemudian diterbitkan oleh surat kabar The Sun pada 25 Juni. Menyeret Hancock sebagai 'tertuduh' dan menggemakan seruan agar ia mundur.

Steve Eckersley, direktur investigasi ICO, mengatakan, "Sangat penting mengetahui bahwa semua orang, termasuk karyawan departemen pemerintah dan anggota masyarakat yang berinteraksi dengan mereka, memiliki kepercayaan dan keyakinan dalam perlindungan data pribadi mereka."

"Dalam keadaan ini, ICO bertujuan untuk bereaksi dengan cepat dan efektif untuk menyelidiki di mana ada risiko bahwa orang lain mungkin telah memperoleh data pribadi secara tidak sah," katanya.

Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial sebelumnya mengatakan bahwa kamera CCTV di kantor Mr Hancock dipasang sebagai bagian dari renovasi pada tahun 2017.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya