Berita

Setidaknya 42 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya hilang di wilayah barat Jerman setelah hujan lebat memicu terjadinya banjir/BBC

Dunia

Hujan Lebat Picu Banjir Di Jerman Barat, 42 Orang Meninggal Dunia

JUMAT, 16 JULI 2021 | 00:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 42 orang meninggal dunia dan puluhan orang lainnya hilang di wilayah barat Jerman setelah hujan lebat memicu terjadinya banjir pada Kamis (15/7).

Menurut laporan BBC, ini merupakan banjir terburuk yang terjadi di negara bagian Rhineland-Palatinate dan North Rhine-Westphalia, Jerman. Banjir menyebabkan banyak mobil dan rumah hanyut terbawa arus.

Banjir ini terjadi mengikuti rekor curah hujan di beberapa bagian Eropa barat yang telah menyebabkan sungai-sungai besar meluap.


Melihat situasi tersebut, Kanselir Jerman Angela Merkel, yang sedang berada di Amerika Serikat untuk bertemu dengan Joe Biden mengatakan bahwa dia sangat berduka atas mereka yang kehilangan nyawa dalam bencana tersebut.

"Pikiran saya bersama Anda, dan Anda dapat percaya bahwa semua kekuatan pemerintah kita, federal, regional dan komunitas, secara kolektif akan melakukan segalanya di bawah kondisi yang paling sulit untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi bahaya dan untuk menghilangkan kesusahan," kata Merkel.

"Ada yang tewas, hilang dan banyak orang masih dalam bahaya," katanya.

"Semua layanan darurat kami beraksi sepanjang waktu dan mempertaruhkan nyawa mereka sendiri," tegas Merkel, seperti dikabarkan BBC.

Untuk melakukan evakuasi, helikopter polisi dan ratusan tentara telah dikerahkan ke beberapa daerah yang terdampak di Jerman.

Sebelumnya, polisi Jerman mengatakan puluhan orang masih menunggu di atap rumah mereka untuk diselamatkan.

Bukan hanya Jerman, Belanda juga terkena dampak parah dari hujan lebat. Banjir yang terjadi membuat banyak rumah di provinsi selatan Limburg.

Sementara di Belgia, setidaknya enam orang tewas karena bencana serupa.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya