Berita

India dan Maladewa semakin menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama/Repro

Dunia

Diberi Dukungan Ekonomi Dan Bantuan Covid-19, Maladewa Semakin Merapat Ke India

KAMIS, 15 JULI 2021 | 23:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India dan Maladewa semakin menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan hubungan persahabatan dan kerjasama.

Hal tersebut terlihat dari komunikasi via telepon yang dilakukan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Maladewa Ibrahim Mohamed Solih pada Rabu (14/7). Kedua pemimpin tersebut membahas soal berbagai masalah yang menjadi kepentingan bersama.

Dikabarkan India Narrative, pada kesempatan tersebut, Modi menegaskan bahwa Maladewa adalah pilar utama dalam kebijakan Neighbourhood First India dan visi maritim Keamanan dan Pertumbuhan untuk Semua di Wilayah (SAGAR).


Di sisi lain, Solih berterima kasih kepada India atas keputusannya untuk memperbarui kuota impor komoditas penting untuk jangka waktu tiga tahun. Kuota tersebut sebelumnya hanya diberikan setiap satu tahun.

Solih mencatat bahwa ini adalah kuota terbesar yang disetujui hingga saat ini. Hal ini jelas akan menjadi angin segar bagi perekonomian Maladewa.

Dia pun mengucapkan terimakasih kepada India atas kerjasama dan dukungannya dalam memerangi pandemi Covid-19. Solih mencatat bahwa dukungan berkelanjutan dari India di tengah pandemi Covid-19 telah mendukung upaya pemerintahnya untuk mengekang dampak merugikan pada kemajuan ekonomi dan kesejahteraan sosial rakyat Maladewa selama masa darurat ini.

Sejumlah bantuan yang diberikan oleh India antara lain adalah paket pertama berisi 100 ribu dosis vaksin Covid-19 Covishield yang memulai program vaksinasi di Maladewa awal tahun ini.

Selain itu, India juga membantu mengevakuasi warga Maladewa dari Wuhan, China pada awal pandemi serta menyumbangkan dan menerbangkan obat-obatan esensial, dan memberikan keahlian tim medis untuk membantu mengatasi darurat kesehatan Covid-19.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya