Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menggelar rapat koordinasi secara daring dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia/Net

Politik

Zulhas Akhirnya Tegur Saleh Daulay, Guspardi Gaus, Dan Rosaline Rumaseuw

KAMIS, 15 JULI 2021 | 16:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh kader Partai Amanat Nasional (PAN) diminta untuk bersungguh-sungguh dan sekuat tenaga membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan akibat pandemi. Mulai dari masalah kesehatan sampai masalah ekonomi.

Begitu pesan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menggelar rapat koordinasi secara daring dengan para pengurus DPW dan DPD, serta anggota legislatif dan eksekutif seluruh Indonesia, Kamis (15/7).

Atas alasan itu, pria yang akrab disapa Zulhas tersebut turut menegur tiga kadernya yang memberi pernyataan kontroversial di masyarakat. Ketiga kader yang dimaksud adalah Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay, anggota Komisi II DPR dari Fraksi PAN Guspardi Gaus, dan Wakil Sekretaris Jenderal PAN Rosaline Irine Rumaseuw.


Zulhas menekankan agar pernyataan kontroversial di tengah masyarakat yang sedang kesusahan dihindari oleh para kader.

”Saya sudah memberikan teguran. Jangan diulangi lagi,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI itu mengurai bahwa situasi terkini Indonesia kian mengkhawatirkan. Tingkat kasus positif dan kematian masih sangat tinggi, bahkan tertinggi di dunia.

“Bahkan banyak negara menutup diri dari kedatangan warga negara Indonesia,” sambungnya.

Untuk itu, Zulhas meminta pemerintah untuk melanjutkan PPKM Darurat dan mempercepat vaksinasi. Baginya, dua ikhtiar itu merupakan kunci penanganan pandemi berhasil.

Dalam kesempatan yang sama, Ketum PAN itu juga mendorong seluruh kader PAN pro-aktif membantu masyarakat menghadapi pandemi.

"Bantu program vaksin. Sukseskan PPKM. Bantu ringankan beban ekonomi warga. Bantu warga dengan menggelar program antigen gratis, termasuk memberikan vitamin gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia." Pesannya.

Saleh Daulay sempat menjadi sorotan publik saat dirinya meminta tidak ada lagi anggota DPR yang tak mendapat ruang intensive care unit (ICU). Sementara Guspardi menjadi sorotan setelah mengakui tidak menjalani karantina saat baru tiba dari luar negeri.

Adapun Rosaline disorot usai mengusulkan agar pemerintah menyediakan rumah sakit khusus pejabat.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya