Berita

Ketua Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Jepang Evakuasi Warganya Dari Indonesia, ProDEM: Memalukan!

RABU, 14 JULI 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penanganan Covid-19 di Indonesia memang tengah pontang-panting seperti apa yang disampaikan Wakil Presiden Maruf Amin. Sikap pemerintah Jepang turut memperkuat pengakuan internasional atas kondisi yang terjadi di Indonesia.

Begitu terang Ketua Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Rabu (14/7).

Sikap pemerintah Jepang yang dimaksud adalah penarikan warga negara mereka dari Indonesia. Pemerintah Jepang mengklaim bahwa aksi itu dilakukan untutk melindungi warga negara mereka.


“Memalukan! Jepang evakuasi warganya dari Indonesia,” ujar Iwan Sumule.

Menurutnya, semua itu terjadi karena penanganan Covid-19 di bawah komando Luhut Binsar Pandjaitan gagal. Tidak hanya pontang-panting sebagaimana disampaikan Wapres Maruf Amin, penanganan Covid-19 juga telah membahayakan keselamatan warga karena kekurangmampuan sang komandan membuat strategi.

“Warga Negara RI sendiri saja tidak mampu diselamatkan, apalagi mau selamatkan warga negara lain. Ini kan jadi memalukan wajah Indonesia,” tuturnya.

Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato menegaskan bahwa pihaknya akan memulangkan warganya dari Indonesia di tengah lonjakan infeksi virus corona. Penerbangan khusus untuk mendukung pemulangan warganya dari Indonesia sedang dipersiapkan.

“Untuk melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah, sehingga orang Jepang yang ingin kembali dapat dilakukan segera mungkin, dan sebanyak mungkin," kata Kato.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya