Berita

Pemerintah Jepang menyediakan penerbangan khusus bagi warga negaranya yang berada di Indonesia untuk pulang ke tanah air mereka di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia/Reuters

Dunia

Kasus Covid-19 Meroket Di RI, Jepang Mulai Evakuasi Warganya Dengan Penerbangan Khusus

RABU, 14 JULI 2021 | 10:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Jepang menyediakan penerbangan khusus bagi warga negaranya yang berada di Indonesia untuk pulang ke tanah air mereka.

Hal ini dilakukan di tengah kekhawatiran Jepang akan lonjakan kasus infeksi virus corona yang terjadi di Indonesia sejak beberapa waktu terakhir.

Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato pada Selasa malam waktu setempat (13/7) menegaskan bahwa langkah ini diambil karena pemerintah Jepang siap melindungi warga negaranya.


"Dari sudut pandang melindungi warga negara Jepang, kami telah memutuskan untuk mengambil tindakan ... sehingga orang Jepang yang ingin kembali dapat kembali ke Jepang sesegera mungkin, dan sebanyak mungkin orang," ujarnya, sebagaimana dikabarkan Nkkei Asia.

Kato menjelaskan bahwa sejumlah warga Jepang akan mulai terbang pulang dari Indonesia pada hari Rabu (14/7) dengan penerbangan khusus yang diatur oleh maskapai Jepang, yang didukung oleh pemerintah.

“Setelah itu, kami berencana melakukan upaya serupa dalam menanggapi permintaan dari warga Jepang,” tambahnya.

Kekhawatiran pemerintah Jepang bukan tanpa alasan, pasalnya pada Selasa kemarin saja (13/7), Indonesia mencatat 47.899 kasus Covid-19 baru dan menjadi rekor kasus harian tertinggi serta 864 kematian baru.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya