Berita

Bangkok lockdown untuk melawan lonjakan kasus yang diperburuk oleh varian virus corona Alpha dan Delta yang sangat menular/Net

Dunia

Bendung Penularan Varian Baru Virus Corona, Bangkok Mulai Lockdown

SENIN, 12 JULI 2021 | 22:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 10 juta warga Bangkok, Thailand harus menghadapi pembatasan yang lebih ketat serta jam malam mulai awal pekan ini (Senin, 12/7). Langkah tersebut diambil saat negara tersebut tengah berjuang melawan lonjakan kasus yang diperburuk oleh varian virus corona Alpha dan Delta yang sangat menular.

Diketahui bahwa Thailand sejauh ini telah mencatat ada lebih dari 345 ribu kasus Covid-19 serta 2.791 kematian. Kebanyakan dari mereka yang meninggal dunia karena Covid-19 datang dalam gelombang terbaru yang dimulai pada bulan April lalu.

Lonjakan kasus itu pertama kali terdeteksi di klub-klub yang sering dikunjungi oleh elit dan politisi Thailand di distrik kehidupan malam kelas atas Bangkok. Kondisi itu diperburuk oleh peluncuran vaksin yang lambat dan kapasitas pengujian yang terbatas.


"Situasinya mengkhawatirkan," kata Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul.

"Kami memiliki banyak kasus baru yang dikonfirmasi dan strain Delta telah menyebar ke provinsi lain yang merupakan rumah bagi pabrik," sambungnya seperti dikabarkan Channel News Asia.

Karena itulah langkah pembatasan terbaru diambil, bukan hanya di Bangkok, tapi juga di sembilan provinsi lain yang mengalami peningkatan infeksi.

Pada hari pertama pembatasan, jam malam pun mulai diberlakukan. Di Bangkok sendiri, pos-pos pemeriksaan bermunculan di seluruh Bangkok pada dini hari ketika jam malam mulai pukul 9 malam hingga pukul 4 pagi.

Polisi berjaga dengan mengenakan masker untuk menghentikan dan memerika mobil yang hendak melakukan perjalanan di pusat ibu kota.

Selain jam malam, pembatasan lain yang dilakukan adalah warga dilarang berkumpul dalam kelompok lebih dari lima orang. Jaringan transportasi umum pun akan ditutup mulai pukul 9 malam.

Meski begitu, supermarket, restoran, bank, apotek, dan toko elektronik di dalam mal akan tetap buka tetapi toko-toko lain tutup.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya