Berita

Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza/Net

Politik

Soal Vaksinasi Mandiri, Ketua Komis VI: Asal Tidak Menyalahi Aturan Silakan Saja

SENIN, 12 JULI 2021 | 10:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Kimia Farma memberikan layanan vaksinasi mandiri mendapat kritik pedas dari masyarakat. Hal tersebut dinilai bertentangan dengan janji presiden yang akan menggratiskan vaksin untuk seluruh rakyat Indonesia.

Namun demikian, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza menanggapi santai polemik tersebut. Menurutnya, jika langkah menjual vaksin kepada masyarakat tidak menyalahi aturan berlaku, maka hal tersebut sah-sah saja dilakukan.

"Kalau tidak menyalahi aturan silakan saja,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/7).


Politisi PKB ini mengatakan, banyak warga yang kebingungan untuk melaksanakan vaksinasi dan juga sulit untuk mendapatkan vaksin lantaran adanya keterbatasan stok vaksin yang masuk ke Indonesia.

"Tidak semua informasi tersebar baik. Padahal mereka warga mampu. Dengan adanya vaksin yang bisa mereka beli mereka bisa lgsg bisa mengakses. Sekali lagi harus sesuai aturan yang sudah ditetapkan,” ucapnya.

Hanya saja, dia menekankan bahwa layanan vaksin mandiri dari Kimia Farma tidak boleh menghentikan program vaksinasi gratis yang dijanjikan Presiden Joko Widodo.

"Namun bukan berarti vaksin gratis berhenti. Pemerintah berkewajiban untuk menyediakan vaksin gratis bagi warga Indonesia. Dan vaksinasi harus terus berjalan sesuai target yang sudah dicanangkan presiden 1,5 juta per hari di bulan Juli dan 2 juta per hari di bulan Agustus dan seterusnya,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya