Berita

Beberapa pemuda sedang mengikuti vasksinasi Covid-19 yang diadakan Universitas Moestopo/Ist

Kesehatan

Bantu Pemerintah, Universitas Moestopo Gelar Vaksinasi Untuk Masyarakat Umum

JUMAT, 09 JULI 2021 | 04:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) melalui Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Moestopo berkomitmen untuk membantu program pemerintah dengan melaksanakan kegiatan vaksinasi gratis.

Terlebih, vaksinasi gratis ini bukan hanya mengakomodir sivitas akademika Moestopo semata, tapi juga masyarakat umum.

Hal tersebut adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat dan merupakan hasil dari kerja sama RSGM FKG Universitas Moestopo dengan Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, dan Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan.


Dekan FKG Universitas Moestopo, Prof. Burhanuddin Daeng Pasiga mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk dukungan pada program pemerintah dalam rangka penuntasan penyebaran Covid-19 yang lebih luas.

"Vaksin menjadi bagian intervensi medis untuk memperkuat imunitas," jelas Prof. Burhanuddin dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat (9/7).

Sementara itu, Direktur RSGM Moestopo, Dr. Witriana Latifa, menambahkan, agar pemberian vaksin dapat berjalan aman, para calon penerima vaksin diharapkan jujur dalam proses verifikasi dan screening terkait kondisi kesehatannya, termasuk konsumsi obat-obatan sebelum disuntikkan vaksin serta sudah sarapan dahulu sebelumnya.

Sedangkan Lurah Bintaro, Satia, dalam kesempatan yang sama juga memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mematuhi protokol kesehatan.

"Sentra Vaksinasi Moestopo ini merupakan salah satu yang terbaik dalam memperhatikan protokol kesehatannya, didukung peralatan medis yang lengkap dan tenaga professional dokter dan perawat," kata Satria.

Lebih lanjut, Satia mengungkapkan kegiatan vaksinasi gratis ini bisa menjadi bukti kalau sinergi antar pihak yang terkait, Sentra Vaksin-Kelurahan-Puskesmas bisa terjadi untuk saling mengisi, berkoordinasi dan bekerja sama dalam pelaksanaan kegiatan agar berjalan dengan aman dan selamat.

Salah satu tindakan antisipatif yang dilakukan penyelenggara adalah dengan mengingatkan calon penerima vaksin untuk hadir dalam keadaan sehat dan mengenakan masker ganda melalui pesan teks yang dikirimkan sebelum hari-H, pengecekan suhu, mencuci tangan, masuk bilik penyemprotan diri, menjaga jarak dan mencegah kerumuman.

Dalam kegiatan ini, beberapa mahasiswa profesi kedokteran gigi yang terlibat membantu proses screening dan mengukur tekanan darah sebagai bagian dari peningkatan keahlian. Mereka pun merasa beruntung berkesempatan secara langsung bertemu dengan calon penerima vaksin dan merupakan bentuk kolaborasi antara dosen (para dokter) dan mahasiswa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kegiatan perdana Sentra Vaksinasi Moestopo 195 orang terverifikasi, 170 diantaranya telah menerima vaksin berasal dari sivitas akademika Moestopo dan masyarakat umum usia 18 tahun ke atas.

Jumlah ini merupakan kontribusi terhadap target 1.000 orang per hari seperti yang ditetapkan oleh Kelurahan Bintaro dalam percepatan program vaksinasi agar dapat selesai pada Agustus 2021.

Kegiatan yang dimulai pada 8 Juli akan berlangsung tiap Selasa dan Kamis selama bulan Juli 2021 untuk vaksinasi tahap pertama, dan bulan Agustus 2021 untuk vaksinasi tahap kedua.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya