Berita

Rekaman CCTV menunjukkan istri duta besar Belgia untuk Korea Selatan Xiang Xueqiu, terlibat pertengkaran dengan staf toko di Seoul pada April 201/CNN

Dunia

Istrinya Bertengkar Dua Kali Selama Empat Bulan, Dubes Belgia Untuk Korsel Ditarik Pulang

JUMAT, 09 JULI 2021 | 03:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Belgia menarik duta besarnya untuk Korea Selatan pekan ini setelah istri Sang Dubes itu dituduh terlibat pertengkaran fisik sebanyak dua kali dalam kurun waktu empat bulan.

Menurut kabar yang dimuat CNN, Dutabesar Belgia untuk Korea Selatan, Peter Lescouhier sebenarnya telah dipanggil pada akhir Mei lalu menyusul insiden pertama yang terjadi pada bulan April di mana istrinya, Xiang Xueqiu, terekam di CCTV menyerang seorang wanita di sebuah toko di Seoul. Insiden itu menyebabkan skandal nasional di Korea Selatan.

Pasca insiden itu, Lesouhier meminta maaf atas nama istrinya dengan mengatakan bahwa dia dengan tulus menyesali insiden tersebut. Dia juga mengatakan bahwa mungkin sang istri memiliki alasan untuk marah di toko itu, namun kekerasan fisik yang dilakukannya memang tidak dapat dibenarkan.


Namun baru-baru ini kembali terjadi insiden semacam itu. Polisi Distrik Yongsan Seoul mengatakan kepada CNN bahwa Xiang terlibat pertengkaran fisik dengan petugas kebersihan kota di lingkungan Hannam di Seoul awal pekan ini.

Menurut keterangan polisi, konflik dimulai saat petugas kebersihan yang tidak dikenal namanya sedang menyapu taman dan sikatnya menyentuh Xiang. Karena emosi, Xiang meneriaki dan memukul pipi petugas kebersihan itu sebanyak dua kali. Dia kemudian mendorongnya dan menyebabkan dia jatuh ke tanah.

Setelah insiden itu, petugas kebersihan menelepon polisi. Setelah itu Xiang dibawa ke klinik terdekat untuk pemeriksaan setelah dia melaporkan sakit punggung.

Kejadian itu juga dikonfirmasi oleh seorang jurubicara Kementerian Luar Negeri Belgia dalam sebuah pernyataan kepada CNN pada Kamis (8/7). Pernyataan itu menjelaskan bahwa Xiang terlibat dalam pertengkaran di sebuah taman Seoul pada awal pekan ini.

"Situasi dari pertengkaran ini masih belum jelas," tambah pernyataan itu.

“Menyusul insiden dengan dua karyawan sebuah toko, disepakati bahwa Dutabesar akan kembali bersama istrinya selama bulan Juli. Dengan situasi baru ini, mengingat tanggung jawab yang dimiliki seorang Dutabesar terhadap negara tuan rumah dan mengingat keinginan kami untuk mempertahankan hubungan baik yang kami miliki dengan Republik Korea, Wakil Perdana Menteri Sophie Wilms mengindikasikan pada hari Senin bahwa dia berharap dia kembali, tanpa penundaan lebih lanjut," tambah keterangan yang sama.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan bahwa mereka akan memverifikasi fakta insiden tersebut dan secara aktif menanggapi dengan bekerja sama dengan lembaga terkait jika diperlukan.

"Kementerian akan merespons dengan tegas jika ditemukan tindakan ilegal terkait korps diplomatik di Korea Selatan," begitu keterangan dari pihak Kementerian Luar negeri Korea Selatan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya