Berita

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Didesak Sebut Nama Menteri Yang Hendak Berkhianat

KAMIS, 08 JULI 2021 | 12:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pernyataan mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono tentang adanya indikasi menteri yang hendak berkhianat dengan cara mengundurkan diri merupakan tuduhan serius.

Baca: Ada Menteri Yang Ingin Mengundurkan Diri, Meninggalkan Jokowi Di Tengah Pandemi

Pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai bahwa tudingan Arief Poyuono terlalu berani dan harus dibuktikan. Apalagi, jika benar ada menteri yang berkhianat, maka akan membuat kepercayaan publik pada negara merosot.


“Itu tuduhan yang berani sekali. Padahal negara ini sedang membutuhkan keseriusan para menterinya,” kata pria yang akrab disapa Hensat itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/7).

Pendiri Lembaga Survei Kedaikopi ini meminta agar Arief Puyono menyebutkan secara lantang siapa menteri yang akan berkhianat dengan Jokowi terebut.

"Lebih baik Mas Arief segera sebut nama sehingga orang itu segera mengundurkan diri dan diisi oleh orang yang mumpuni,’ tandasnya.

Arief Poyuono sebelumnya meminta jajaran menteri tetap solid mendukung Jokowi, terutama di saat pemerintah sedang berjibaku menangani dampak dari penyebaran virus mematikan ini.

“Saya berharap jangan ada menteri-menteri di kabinet dan orang-orang lingkaran Jokowi melakukan pengkhianatan terhadap Jokowi saat pemberlakuan PPKM Darurat dalam penanganan dan penanggulangan Covid 19,” ujar Arief Poyuono.

“Semua harus kompak. Jangan ada yang pengkhianatan di saat pemerintahan Jokowi sedang masuk dalam keadaan krisis kepercayaan oleh masyarakat dan beban perekonomian yang sangat berat,” sambungnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya