Berita

Covaxin, vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi India, Bharat Biotech/Net

Kesehatan

Vaksin Buatan India 65 Persen Ampuh Lawan Virus Corona Varian Delta

RABU, 07 JULI 2021 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi India, Bharat Biotech, dilaporkan memiliki efektivitas hingga 65,2 persen melawan virus corona varian Delta.

Angkat tersebut merupakan hasil analisis akhir uji klinis fase 3 yang dilakukan perusahaan yang dirilis pada Sabtu (3/7), seperti dimuat CNN.

Uji klinis fase 3 untuk Covaxin melibatkan 25.800 peserta berusia 18 hingga 98 tahun. Dari jumlah tersebut, 2.433 orang berusia di atas 60 tahun, dan 4.500 memiliki penyakit penyerta.


Hasil analisis telah dipublikasi tanpa peer review di MedRxiv.

Selain itu, Bharat Biotech juga menyebut Covaxin memiliki tingkat keampuhan 93,4 persen terhadap Covid-19 yang parah, dan 77,8 persen terhadap infeksi simtomatik.

Di India, Covaxin telah mengantongi izin penggunaan darurat sejak Januari, sebelum hasil uji klinis fase 3 dirilis. Selain India, vaksin ini juga telah diberi otorisasi di 16 negara, termasuk Brasil, Filipina, Iran, dan Meksiko.

"Covaxin tidak hanya akan bermanfaat bagi warga India tetapi juga akan sangat berkontribusi untuk melindungi komunitas global dari virus mematikan (Covid-19," ujar Direktur Jenderal Dewan Penelitian Medis India (ICMR) Balram Bhargava.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya