Berita

Lebih dari satu juta orang di India melakukan penanaman pohon secara massal di Uttar Pradesh/Associated Press

Dunia

Warga India Mulai Target Tanam 250 Juta Pohon

MINGGU, 04 JULI 2021 | 19:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari satu juta orang di India melakukan penanaman pohon secara massal di Uttar Pradesh yang merupakan negara bagian terpadat di India pada akhir pekan ini (Minggu, 4/7).

Mulai dari warga, anggota parlemen, pejabat pemerintah, hingga sukarelawan dari organisasi sosial mengerumuni sejumlah tempat seperti tepian sungai, pertanian, hutan, sekolah, dan gedung pemerintah untuk menanam pohon di tempat yang telah ditentukan.

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari kampanye pemerintah untuk menanam 250 juta pohon di wilayah tersebut. Kampanye penanaman pohon massal tahunan ini dilakukan untuk mengurangi emisi karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim global.


Upaya ini mencakup 68 ribu desa dan 83 ribu lokasi hutan di negara bagian Uttar Pradesh bagian utara.

Dketahui bahwa pemerintah India berjanji untuk menjaga sepertiga dari total luas lahannya di bawah hutan dan tutupan pohon. Namun, pertumbuhan populasi dan meningkatnya permintaan untuk proyek-proyek industri telah menuai sorotan akan komitmen pemerintah menjaga lahan hijau tersebut.

Dalam acara penanaman pohon massal ini, banyak yang menanam pohon "peepal" (Ficus religiosa) di wilayah Lucknow, ibu kota negara bagian tersebut. Wilayah ini diketahui baru pulih dari lonjakan infeksi virus corona.

“Pohon ini dikenal mengeluarkan oksigen maksimal. Jadi tanaman ini adalah kebutuhan saat ini, karena kita diingatkan akan pentingnya tanaman ini setelah menghadapi krisis kekurangan oksigen saat wabah mencapai puncaknya,” kata salah seorang aktivis lingkungan Shachindra Sharma, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya