Berita

Otoritas Jepang lanjutkan proses pencarian korban longsor Kota Atami, Prefektur Shizouka/Net

Dunia

Proses Pencarian Korban Longsor Jepang Dilanjutkan, Dua Orang Dinyatakan Meninggal

MINGGU, 04 JULI 2021 | 11:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang melanjutkan proses pencarian korban longsor yang melanda Prefektur Shizouka, barat daya Tokyo. Sejauh ini, sudah ada dua korban tewas dan lebih dari 20 orang lainnya dinyatakan hilang.

Menurut seorang pejabat kota Atami, dua korban tewas merupakan wanita. Ia juga mengatakan, pihak berwenang telah mengerahkan 150 anggota Pasukan Bela Diri Jepang untuk membantu proses pencarian.

"Polisi dan petugas pemadam kebakaran sedang mencari korban hilang. Pencarian dihentikan saat malam dan dilanjutkan pada Minggu pagi (4/7)," ujarnya.


Dari laporan Japan Times, longsor yang terjadi pada Sabtu (3/6) pukul 10.30 pagi waktu setempat itu telah menghancurkan lebih dari 10 rumah, sementara ratusan lainnya ikut terdampak.

Longsor terjadi setelah hujan lebat. Dari video yang tersebar di media sosial, tampak air hitam bercampur tanah dan pasir mengalir dengan cepat dari puncak gunung, membuat suara gemuruh.

Profesor di Pusat Penelitian dan Pendidikan Terpadu Bahaya Alam Universitas Shizuoka, Motoyuki Ushiyama memperkirakan kecepatan longsor mencapai sekitar 40 kilometer per jam.

Tokyo Electric Power Company menyebut sebanyak 2.830 rumah tangga di kota Atami mati listrik hingga Sabtu pukul 2 siang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya