Berita

(Kanan Dubes RI Nana Yuliana dan (Kiri) pengusaha Republik Dominika Vladimir Licairac/Ist

Dunia

Perkuat Diplomasi Ekonomi, Dubes Nana Yuliana Bertemu Pengusaha Republik Dominika

MINGGU, 04 JULI 2021 | 10:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Indonesia terus berupaya memperkuat diplomasi ekonomi dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia yang menjadi pasar non-tradisional.

Salah satu upaya  dilakukan dengan pertemuan antara Dutabesar RI untuk Kuba, merangkap Bahama, Republik Dominika, Haiti, dan Jamaika, Nana Yuliana dengan para pengusaha.

Pada Sabtu (3/6), Dubes Nana melakukan pertemuan dengan pengusaha Republik Dominika Vladimir Licairac di Santo Domingo, seperti dikutip dalam keterangan KBRI Havana yang diterima redaksi.


Dalam kesempatan dimaksud, Dubes Nana menyampaikan update informasi terkait perkembangan ekonomi Indonesia dan arah kebijakan politik luar negeri guna mendukung dunia usaha.

Sementara itu, Licairac yang merupakan pengusaha furnitur, menyoroti peluang mengembangkan usahanya. Ia juga menyampaikan minat untuk menjadi wakil Indonesia di Republik Dominika sebagai Konsul Kehormatan Indonesia di Santo Domingo.

Republik Dominika adalah negara di Karibia yang berpenduduk 10,8 juta dan negara terbesar kedua di Karibia setelah Kuba. Negara ini dirangkap oleh KBRI di Kuba dan hanya memiliki 16 WNI.

Data dari Kementerian Perdagangan RI tahun 2020, total perdagangan antara Indonesia dan Republik Dominik senilai 80.962,3 juta  dolar AS, dengan surplus di Indonesia sebesar 40.108,8  juta dolar AS.

Selama ini, produk ekspor Indonesia ke Republic Dominika meliputi jenis produk tembakau, kertas, ikan, peralatan elektronik dan sparepart, kopi, tea, bumbu, furniture, sparepart kendaraan, kain tekstil, kayu dan jenis perkakas.

Sementara itu, Indonesia  mengimpor sejumlah produk dari Republik Dominika, seperti tembakau cerutu, coklat, product fharmasi, alat alat bedah, jenis kulit, alas kaki, kapur, jus, bir, tekstil.

Dubes Nana juga menyampaikan informasi terkait pelaksanaan virtual Indonesia Latin America and Caribian (INA-LAC) forum bisnis pada 14-15 Oktober 2021 dan Trade Expo Indonesia (TEI) pada 20-24 Oktober 2021.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya