Berita

Vaksin Johnson&Johnson/Net

Dunia

Vaksin Covid-19 Johnson&Johnson Efektif Lawan Varian Delta

JUMAT, 02 JULI 2021 | 11:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Johnson&Johnson memiliki kemampuan untuk melawan virus corona varian Delta.

Dalam sebuah studi laboratorium skala kecil yang dilakukan perusahaan, satu suntikan vaksin Johnson&Johnson dapat menghasilkan respons imun terhadap varian Delta dan varian-varian lainnya.

Sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis (1/7) menyebutkan, daya tahan respons imun tersebut dapat berlangsung setidaknya selama delapan bulan.


"Data saat ini selama delapan bulan yang dipelajari menunjukkan bahwa vaksin tunggal Johnson&Johnson menghasilkan respons antibodi penetralisir yang kuat dan tidak berkurang," kata kepala peneliti dan pengembangan Johnson&Johnson, Mathai Mammen, seperti dikutip Reuters.

Ia menambahkan, bahwa vaksinnya juga 85 persen efektif, dan dapat membantu mencegah rawat inap serta kematian. Namun pihaknya akan terus memantau perkembangan dari waktu ke waktu.

Dari studi yang dilakukan, vaksin Johnson&Johnson dapat memicu aktivitas antibodi penetralisir terhadap varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India pada tingkat yang bahkan lebih tinggi daripada yang diamati terhadap varian Beta.

Saat ini Johnson&Johnson telah mengirimkan data dari hasil studi tersebut ke situs web bioRxiv sebelum peer review.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya