Berita

Wakil Tetap Vietnam untuk PBB Dang Dinh Quy/Vietnamnet

Dunia

Group of Friends Di UNCLOS Resmi Diluncurkan, Indonesia Jadi Salah Satu Anggota

KAMIS, 01 JULI 2021 | 22:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Group of Friends di Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982 (UNCLOS) resmi diluncurkan pada sebuah acara di New York pada Rabu (30/6). Kelompok ini merupakan sebuah inisiatif yang dibuat oleh Vietnam dan Jerman dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hukum laut serta mempromosikan UNCLOS, Piagam PBB dan hukum internasional.

Untuk diketahui, Group of Friends di ranah PBB merupakan hal yang umum dibentuk. Ini merupakan sebuah kelompok atau organisasi terbuka dan informal yang mengumpulkan negara-negara yang berbagi keprihatinan yang sama atas masalah tertentu. Saat ini, ada sekitar 90 Group of Friends yang ada di berbagai bagian dari PBB.

Sementara itu, terkait dengan Group of Friends di UNCLOS yang baru dibentuk, anggotanya berasal dari banyak negara di dunia yang terdiri dari lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan banyak negara di Asia Pasifik, seperti Indonesia, Filipina, Brunei, Thailand, Jepang, Republik Korea, India , Bangladesh, Australia, dan Selandia Baru.


Dalam acara peluncuran Group of Friends UNCLOS, Wakil Tetap Vietnam untuk PBB Dang Dinh Quy mengucapakan terimakasih kepada negara-negara peserta yang telah mendukung inisiatif tersebut.

Dia menyebut, Vietnam merasa terhormat berada di antara 12 pendiri kelompok pertemanan dan berkomitmen untuk mengamati dan mempromosikan UNCLOS, Piagam PBB dan hukum internasional.

Dia juga berharap agar ke depannya, kelompok ini akan berkontribusi untuk meningkatkan pemahaman tentang UNCLOS, berbagi praktik yang baik dalam menerapkan konvensi dalam penetapan batas laut, penyelesaian sengketa secara damai, dan pengelolaan laut, sehingga mendukung implementasi UNCLOS dan memenuhi kepentingan bersama masyarakat internasional.

Dalam kesempatan yang sama, seperti dikabarkan Vietnam Net, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Hukum dan Penasihat Hukum PBB Miguel de Serpa Soares mengatakan bahwa pihaknya mendesak semua penandatangan UNCLOS untuk memperkuat pembangunan kapasitas untuk mematuhi konvensi dan berpartisipasi aktif dalam forum tentang masalah maritim.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya