Berita

Sejumlah armada jet tempur siluman China, Mighty Dragon J-20 terbang di atas Lapangan Tiananmen/Net

Dunia

China Pamer Jet Tempur J-20 Mighty Dragon Generasi ke-5 Pada Peringatan 100 Tahun Partai Komunis

KAMIS, 01 JULI 2021 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah armada jet tempur siluman China, Mighty Dragon J-20 terbang di atas landmark bersejarah Beijing, Lapangan Tiananmen pada Kamis (1/7). Jet tempur teranyar dari China itu muncul dalam sebuah penampilan akbar atau parade untuk memperingati berdirinya Partai Komunis 100 tahun yang lalu.

Jet-jet tempur itu terbang dalam tiga formasi berbentuk V, dengan lima pesawat membentuk setiap panah.

Dalam sebuah wawancara dengan outlet berita Sina, pilot J-20 Cao Cheng merinci simbolisme demonstrasi dan menjelaskan bagaimana armada terbang dengan presisi yang seragam.


“Setiap tim baji memiliki lima jet tempur yang diatur dalam tiga skuadron, yang melambangkan bahwa Angkatan Udara Rakyat tidak terkalahkan dan memiliki keberanian yang tak terkalahkan," jelasnya, seperti dikabarkan ulang Russia Today.

Dia menambahkan bahwa semua anggota Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China telah berlatih tanpa lelah untuk mencapai prestasi itu.

Sebagai informasi, Chengdu J-20 generasi ke-5 atau dikenal juga dengan nama Mighty Dragon yang diproduksi di dalam negeri adalah jet tempur siluman paling canggih di China saat ini. Jet tempur ini memiliki kemampuan untuk mengangkut rudal jarak jauh dan beroperasi dalam visibilitas rendah dan segala kondisi cuaca.

Tidak diketahui berapa banyak J-20 yang dimiliki negara itu saat ini dalam persenjataan militernya.

Namun dalam parade hari ini, secara tota ada sekitar 71 pesawat tempur yang terbang melintasi langit Beijing. Termasuk di antara pesawat tempur tersebut adalah 15 helikopter J-20, 10 J-10, 31 Z-10 dan Z-19, dan 10 jet latih K-8. Lima helikopter Z-8L juga melakukan debut publik mereka.

Bahkan pada satu adegan yang dramatis, sebanyak 29 helikopter Z-10 dan Z-19 melayang di atas alun-alun, mengeja angka "100".

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya