Berita

Dutabesar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi/Repro

Dunia

Kirim 998 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Ke Indonesia, Jepang: Bukti Persahabatan Erat

KAMIS, 01 JULI 2021 | 19:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia menerima kiriman vaksin Covid-19 tahap ke-19. Kali ini datang dari Jepang dan merupakan bantuan sebagai negara sahabat.

Sebanyak 998.400 dosis vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca dikirim dari Jepang dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (1/7). Vaksin dikemas dalam 13 box yang disimpan dalam envirotainer.

Ikut hadir dalam acara penerimaan vaksin secara virtual, Dutabesar Jepang untuk Indonesia Kenji Kanasugi menyampaikan pesan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga kepada Presiden Joko Widodo terkait


"Pada kesempatan ini, Jepang memberikan vaksin kepada Indonesia. Ini merupakan bukti dari persahabatan yang erat di antara Jepang dan Indonesia," ujar Kanasugi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden.

Ia menuturkan, Jepang dan Indonesia selalu saling membantu ketika menghadapi kondisi-kondisi yang sulit. Beberapa bukti yang disebutkan Kanasugi adalah ketika Jepang dilanda gempa bumi dan tsunami 2011, serta gempa bumi dan tsunami Palu 2018.

"Kami ingin terus bergandengan tangan dengan Indonesia yang merupakan mitra strategis Jepang untuk mengatasi Covid-19," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar mengatakan, bantuan vaksin dari Jepang merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif yang dilakukan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.

Di sela-sela kunjungan ke Italia untuk menghadiri pertemuan para menlu G20 pada 28 Juni, Retno melakukan pembicaraan bilateral dengan Motegi. Kemudian kesepakatan kerja sama vaksin ditandatangani pada 29 Juni.

Dalam keterangannya, Retno menyebut Indonesia akan menerima 2 juta dosis vaksin Covid-19 dari Jepang. Tahap pertama dilakukan pada hari ini, dan tahap kedua pada pertengahan Juli.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya