Berita

Amerika Serikat mengakhiri program akademi militer dengan Kamboja karena negara tersebut semakin dekat dengan China/Net

Dunia

AS Akhiri Program Akademi Militer Dengan Kamboja

KAMIS, 01 JULI 2021 | 19:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengakhiri program akademi militer dengan Kamboja. Menurut keterangan seorang penjabat Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara itu, Arend Zwartjes, pada Kamis (1/6), negeri Paman Sam telah memutuskan unutuk mengakhiri programnya dengan Kamboja untuk mengirim siswa ke akademi militer Amerika Serikat.

Keputusan ini diambil setelah Amerika Serikat prihatin atas kehadiran militer China yang berkembang di Kamboja. Kamboja pun terus berkembang menjadi salah satu sekutu terpenting China di kawasan Asia Tenggara.

Zwartjes menambahkan bahwa keputusan untuk mengakhiri program itu juga dibuat setelah Kamboja mengakhiri beberapa kerjasama militer.


“Menyusul pengurangan kerjasama Kamboja di beberapa bidang keterlibatan militer-militer tradisional bilateral, negara itu kehilangan kelayakannya untuk program akademi dinas militer Amerika Serikat,” ujar Zwartjes, seperti dikabarkan Channel News Asia.

Meski begitu, Zwartjes memastikan bahwa siswa Kamboja yang saat ini masih terdaftar di akademi militer Amerika Serikat akan tetap diizinkan untuk menyelesaikan program sarjana mereka.

"Amerika Serikat telah mendorong pemerintah Kamboja untuk membantu siswanya dengan biaya kuliah yang tersisa," kata Zwartjes.

Diketahui, beberapa anggota elit masyarakat Kamboja, termasuk putra tertua Perdana Menteri Hun Sen, yakni Hun Manet dalam beberapa dekade terakhir telah lulus dari Akademi Militer Amerika Serikat yang bergengsi di West Point.

Hun Manet sendiri sekarang menjadi wakil komandan dan kepala staf gabungan Angkatan Bersenjata Kerajaan Kamboja (RCAF).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya