Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kecewa Dengan Jaringan 5G, Ratusan Orang Di Korsel Gugat Provider Ternama

KAMIS, 01 JULI 2021 | 09:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan menjadi satu di antara negara-negara yang terdepan dalam hal jaringan 5G. Namun banyak penggunanya justru marah karena kualitas 5G yang tidak memuaskan.

Sekitar 520 pengguna 5G dilaporkan telah mengajukan gugatan class action terhadap tiga provider utama di Korea Selatan, yaitu SK Telecom Co, KT Corp, dan LG Uplus Corp.

Pengacara dari para penggugat, Kim Jin-wook mengungkap, ratusan pengguna merasa kecewa dengan kualitas yang diberikan. Mereka menilai provider telah memberikan layanan 5G yang tidak lengkap sehingga jaringan menjadi buruk.


"Tindakan itu mencari kompensasi (dari operator) karena gagal memenuhi kewajiban mereka. Kami berencana untuk mengajukan tindakan hukum lebih lanjut secara bertahap dengan lebih banyak pengguna," ujar Kim, seperti dikutip Yonhap.

Korea Selatan pertama kali melakukan komersialisasi jaringan 5G pada 2019. Dalam iklannya, para provider mengklaim jaringan 5G memiliki kecepatan 20 kali lebih cepat dari 4G LTE. Tetapi dari laporan pemerintah, jaringan 5G hanya lebih cepat 4 kali dari 4G LTE.

Per akhir April, data menunjukkan, Korea Selatan memiliki lebih dari 15 juta pengguna 5G atau 21 persen dari total pengguna seluler. Sedangkan pengguna 4G sekitar 51 juta.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya