Berita

Walikota Eri saat meninjau tenda pemulasaran jenazah di TPU Keputih/RMOLJatim

Nusantara

Antrean Pemulasaran Jenazah Covid-18 Di RSUD Dr Soetomo Capai 20 Jam, Walikota Surabaya: Saatnya Pemerintah Dan Warga Gandeng Tangan

KAMIS, 01 JULI 2021 | 09:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Surabaya Eri Cahyadi sempat tak percaya mendengar informasi bila pemulasaran jenazah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo harus antri hingga berjam-jam.

Tak tanggung-tanggung, bila ada yang baru meninggal lalu di bawa ke pemulasaran, harus antre hingga 20 jam.

"Di situ saya kaget betul setelah saya tahu hingga 20 jam dan ada warga LPMK yang langsung cek (hubungi) ke saya," kata Walikota Eri dikutip Kantor Berita RMOLJatim di TPU Keputih, Selasa kemarin (29/6).


Atas kejadian itu, Eri mengajak warga Kota Surabaya saling bergotong royong bahu membahu untuk menolong sesama.

Saat ini, kata Eri, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk pemulasaran jenazah itu, mulai dari modinnya dan pemandiannya beserta kebutuhan lainnya.

"Makanya saya langsung bilang ke teman-teman ini waktunya pemerintah dan warga untuk gandeng tangan. Makanya saya langsung ambil keputusan bahwa khusus untuk orang Surabaya maka pemulasarannya bisa dilakukan di Keputih ini," tegas Eri.

Bahkan, Walikota Eri juga bersyukur dapat bantuan dari NU dan Muhammadiyah yang sudah menyiapkan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk mengurus jenazah.

"InsyaAllah kita sudah siapkan juga yang memandikan jenazah modinnya. Alhamdulillah kalau yang Islam dari PCNU dan Muhammadiyah sudah menyiapkan orang-orang yang punya kemampuan dan modinnya nanti yang untuk memandikan jenazahnya. Nanti dari dinsos juga sudah siap semuanya. Sehingga nanti insyaallah di belakang tenda ini kita langsung lakukan pemakaman di sini," jelas Eri.

"Jadi setelah pemulasaran, dimandikan, disholati, dan langsung dimakamkan di belakang ini sehingga tidak jauh. Yang memandikan jenazah ada enam orang. Tiga putra dan putri. Jenazah laki-laki dan perempuan. Nanti ada dua tenda," tambahnya.

Sedangkan bagi jenazah yang sudah pemulasaran di rumah sakit, menurut Eri dapat langsung dimakamkan tentunya di pemakaman khusus Covid-19.

Sedangkan bagi yang non-muslim, Eri juga memastikan sudah menyiapkan semuanya. Termasuk peti mati sudah dipersiapkan oleh Pemkot Surabaya. Bahkan, ia juga mengaku sudah menyiapkan petugas khusus untuk merawat jenazah laki-laki dan perempuan.

“Inilah yang bisa dilakukan untuk warga Kota Surabaya, karena saya tidak rela lah mau dimandikan saja antrenya sampai 20 jam. Dan pemulasaran ini nanti melayani 24 jam,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya