Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

800 Orang Disuntik Vaksin Covid-19 Palsu, Dioplos Dengan Air

KAMIS, 01 JULI 2021 | 08:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan orang di Uganda menjadi korban suntikan vaksin Covid-19 palsu. Saat ini pihak berwenang tengah menyelidiki kasus tersebut dan mencari dalang di baliknya.

Kepala otoritas pemantauan kesehatan Kampala, Wallen Naamara mengatakan lebih dari 800 orang disuntik vaksin Covid-19 palsu dari 15 Mei hingga 17 Juni.

Vaksin tersebut kemungkinan besar dioplos dengan memasukkan air ke dalam botol dan kemudian menjualnya.


Volume botol ilegal tampak berkurang dibandingkan dengan vaksin Covid-19 asli dan tutup wadah juga tampaknya telah dilunakkan.

"Isi label vaksin ini diduga telah dicuri dari suatu tempat atau diproduksi dari Nasser Road di Kamper tetapi tidak ada melewati jalur yang benar dari pemerintah," ujar Naamara, seperti dikutip Daily Monitor pada Rabu (30/6).

Beberapa penerima vaksin palsu itu dilaporkan meninggal dalam serangan gelombang kedua pandemi Covid-19 di Uganda.

Kepolisian telah menggerebek sebuah lokasi yang diduga menjadi lokasi perakitan vaksin dan menangkap dua perawat. Petugas juga mendapatkan daftar orang yang diberikan obat palsu dan nomor sertifikat vaksinasi mereka.

Namun sejauh ini seorang dokter yang diduga bertanggung jawab atas tindakan ilegal itu masih buron.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya