Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu sejumlah atlet di Kremlin yang segera bertolak ke Jepang untuk bertanding di Olimpiade Tokyo musim panas ini/Reuters

Dunia

Putin Siap Lindungi Hak Atlet Rusia Yang Bertanding Di Olimpiade Tokyo, Meski Tanpa Bendera Dan Lagu Kebangsaan

RABU, 30 JUNI 2021 | 23:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu sejumlah atlet di Kremlin pada Rabu (30/6). Para atlet tersebut akan segera bertolak ke Jepang untuk bertanding di Olimpiade Tokyo musim panas ini.

Dalam acara jamuan tersebut, Putin menegaskan bahwa pihaknya berjanji untuk melindungi hak-hak para atlet meskipun mereka akan bertanding tanpa bendera dan lagu kebangsaan.

Untuk diketahui, Rusia dikenakan sanksi atas skandal doping yang awalnya diberlakukan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA). Dengan demikian, atlet Rusia dilarang berkompetisi di acara internasional, termasuk Olimpiade, dengan bendera dan lagu nasional mereka hingga akhir tahun 2022 mendatang.


Oleh karena itu, lebih dari 330 atlet Rusia yang akan bertanding dalam Olimpiade Tokyo tahun ini akan berdiri di bawah nama ROC atau akronim untuk Komite Olimpiade Rusia.

"Hak dan kepentingan para atletnya harus dilindungi dari segala kesewenang-wenangan, termasuk dari keputusan yang coba diterapkan oleh masing-masing negara di seluruh dunia, jauh di luar yurisdiksi nasional mereka," kata Putin kepada para atlet dalam jamuan di Kremlin.

"Saya meminta rekan-rekan dari badan khusus untuk memberikan perhatian khusus untuk ini," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Putin juga mengutarakan harapannya agar para atlet tersebut bisa kembali ke Rusia dengan membawa medali.

"Seluruh Rusia akan bersorak untuk Anda. Saya berharap Anda meraih kemenangan besar, dan kompetisi yang terhormat dan adil," ujar Putin, seperti dikabarkan Reuters.

Karena sanksi itu juga lah, para atlet yang terbang ke Tokyo akan mengenakan seragam berwarna biru, merah dan putih. Namun ketiga warna tersebut, yang merupakan warna bendera Rusia, tidak akan tampak ada dalam satu seragam mereka.

Selain itu, alih-alih menyanyikan lagu kebangsaan mereka di podium, pemenang medali emas Rusia di Tokyo akan mendengarkan musik dari komposer Pyotr Tchaikovsky.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya