Berita

Sistem pertahanan udara Rusia, S-400/Net

Dunia

Ketika NATO Latihan Militer Di Laut Hitam, Rusia Balas Dengan Uji Coba S-400 Di Krimea

RABU, 30 JUNI 2021 | 13:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia melakukan uji coba alutsista besar-besaran di Krimea sebagai unjuk kekuatan dan balasan atas latihan militer gabungan negara-negara NATO di Laut Hitam.

Armada Laut Hitam Rusia pada Selasa (29/6) mengumumkan pihaknya telah mengerahkan sekitar 20 jet tempur dan helikopter, termasuk pembo Su-24M, serta sistem pertahanan rudal S-400 dan Pantsir ke Krimea untuk diuji coba.

Dari laporan Interfax, belum jelas kapan uji coba itu dilakukan.


Uji coba tersebut dianggap sebagai respons Rusia atas latihan militer Sea Breeze yang dilakukan oleh 32 negara yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) dan Ukraina di Laut Hitam. Itu menjadi latihan gabungan terbesar sejak dimulai pada 1997.

Latihan yang dimulai sejak Senin (28/6) itu berlangsung selama dua pekan, dengan melibatkan 5.000 personel militer, 30 kapal, dan 40 jet tempur.

Komandan angkatan laut Ukraina Oleksiy Neizhpapa mengatakan  latihan itu akan mengirim pesan kuat untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di wilayah Ukraina.

Rusia sendiri mengecam latihan militer itu. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya terus memantau aktivitas tersebut dan mempersiapkan tindakan sebagai respons.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya