Berita

Para pejuang TPLF kuasai lebih banyak wilayah di Tigray, Ethiopia bagian utara/Net

Dunia

TPLF Ambil Alih Banyak Wilayah Di Tigray, Usir Pasukan Ethiopia Dan Eritrea

RABU, 30 JUNI 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pejuang Front Pembebasan Rakyta Tigray (TPLF) dilaporkan telah menguasai lebih banyak wilayah di Tigray, Ethiopia utara, setelah merebut kembali ibukota Mekelle dan pemerintah federal mengumumkan gencatan senjata.

Dari laporan sumber keamanan PBB, pasukan TPLF telah memasuki kota Shire, sekitar 140 km barat laut dari Mekelle pada Selasa (29/6). Informasi serupa juga disampaikan International Crisis Group, organisasi pencegahan konlik.

Al Jazeera mewartakan, para pejuang melakukan perayaan di berbagai lokasi, ketika tentara federal dan pasukan Eritrea muncul dari pos mereka.


“Penduduk berbondong-bondong turun ke jalan. Kerumunan besar berbaris di rute utama dan pergerakannya agak sulit,” kata dokumen dari PBB.

Jurubicara TPLF Getachew Reda pada Selasa malam mengatakan pihaknya siap untuk melawan meski harus melampaui Tigray, bahkan sejauh ibukota Ethiopia atau Eritrea yang bersekutu dengan pemerintahan Perdana Menteri Abiy Ahmed.

“Kami akan melakukan apa pun untuk mengamankan Tigray. Jika berbaris ke Asmara adalah yang diperlukan untuk mengamankan Tigray, kami akan melakukannya. Jika berbaris ke Addis (Ababa) adalah yang diperlukan untuk mengamankan Tigray, kami akan melakukannya,” kata Getachew.

Ia juga menegaskan pihaknya menolak gencatan senjata sepihak yang diumumkan pemerintahan Abiy, dan menganggapnya sebagai lelucon.

Selain Shire, Associated Press melaporkan, tentara Eritrea juga telah meninggalkan kota Axum dan Adwa.

Pada November 2020, Abiy mengirim pasukan federal ke Tigray untuk menyingkirkan TPLF. Dia mengatakan langkah itu sebagai tanggapan atas serangan TPLF di kamp-kamp tentara federal.

Abiy juga diduga membawa pasukan negara tetangga Eritrea untuk membantu membasmi TPLF.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya