Berita

Mantan Presiden AS Donald Trump di sepanjang tembok pembatas antara Amerika dan Meksiko/Net

Dunia

Joe Biden Hentikan Pembangunan Tembok Meksiko, Donald Trump Siap Lanjutkan Dengan Dana Pribadi

RABU, 30 JUNI 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana akan menyelesaikan pembangunan tembok Meksiko yang menjadi proyek ambisiusnya dengan dana pribadi.

Sejak Joe Biden mengambil alih kekuasaan pada 20 Januari 2021, AS menghentikan pembangunan tembok Meksiko dan membuka jalan bagi para pengungsi.

Keputusan tersebut sontak dikritik keras oleh Trump yang semasa pemerintahannya berhasil menekan pengungsi.


Rencana untuk melanjutkan proyek tembok Meksiko akan digaungkan Trump ketika mengunjungi perbatasan AS dan Meksiko di Texas pada Rabu (30/6), seperti yang diwartakan The Independent.

Trump yang didampingi oleh Gubernur Texas Greg Abbott dan puluhan anggota Kongres dari Partai Republik akan mengunjungi Weslaco di Rio Grande. Mereka kemudian mengadakan pertemuan meja bundar untuk membahas keamanan perbatasan.

Mendukung rencana Trump, Abbott dari Partai Republik mengatakan pihaknya akan mencari sumbangan pribadi dan membuat situs web untuk donasi bagi pembangunan tembok Meksiko.

“Texas akan melakukan apa yang ditolak oleh pemerintahan Biden. Texas akan meningkatkan dan mengamankan perbatasan kita. Kami akan menggunakan setiap alat yang tersedia bagi kami di bawah hukum," kata Abbott.

Rencana Trump sendiri dipandang sebagai upaya mantan presiden untuk menggalang basis dukungan setelah didepak massal oleh media sosial.

Sejauh ini belum dipastikan apakah Trump akan mencalonkan diri dalam pilpres AS 2024, namun ia kemungkinan dipandang sebagai kandidat paling disukai dari Partai Republik karena berhasil menjaga basisnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya