Berita

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi/Net

Dunia

Pakistan Akan Tutup Perbatasan Jika Taliban Ambil Alih Afghanistan Lagi

SENIN, 28 JUNI 2021 | 10:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pakistan tidak dapat lagi menerima pengungsi dari Afghanistan. Sehingga Islamabad siap menutup perbatasannya jika situasi di Afghanistan memburuk.

Demikian yang ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi kepada wartawan di Multan pada Minggu (27/6), seperti dikutip dari Arab News.

Qureshi menekankan, Pakistan akan menutup perbatasannya jika akhirnya Afghanistan diambil alih oleh Taliban setelah pasukan Amerika mundur dari negara itu.


"Kami tidak dapat menerima lebih banyak (pengungsi), kami harus menutup perbatasan kami, kami harus menjaga kepentingan nasional kami," tegasnya.

Sejak 1989, ketika Uni Soviet menarik diri Afghanistan, Pakistan menjadi salah satu tujuan dari warga Afghanistan yang melarikan diri karena pertikaian dalam negeri antara kelompok-kelompok Mujahidin.

Taliban memerintah Afghanistan sampai mereka digulingkan oleh koalisi pimpinan AS setelah serangan 11/9 di Amerika.

Dalam beberapa tahun terakhir, Qureshi menyebut, Pakistan sudah menerima sekitar 3,5 juta pengungsi dari Afghanistan.

Namun selama beberapa pekan terakhir, pejuang Taliban telah menyerbu beberapa distrik di Afghanistan selatan dan utara, meyakinkan pasukan keamanan pemerintah untuk menyerah dan menyita senjata dan kendaraan militer mereka.

Qureshi menyebut, Pakistan akan melanjutkan upaya diplomatiknya untuk perdamaian di Afghanistan, dan menyambut kepemimpinannya yang terpilih secara demokratis.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya