Berita

Lambang Kadin/Net

Politik

Apa Urgensi Kadin Tetap Gelar Munas Di Saat Covid-19 Melonjak?

SENIN, 28 JUNI 2021 | 07:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah pasti sadar bahwa keselamatan rakyat merupakan hal utama dan hukum tertinggi di situasi pandemi seperti saat ini. Negara harus hadir dalam melindungi rakyat dan atas alasan itu pula kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro diterapkan hingga 5 Juli 2021.

Kesadaran serupa, yakin Direktur Pusat Studi Konstitusi dan Otonomi Daerah (Puskod) Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Dian Ferricha pasti dimiliki oleh anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Untuk itu, sambungnya, rencana Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin yang akan digelar 30 Juni di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) seharusnya ditunda demi keselamatan rakyat di masa pandemi.


Ferricha pun mempertanyakan dasar pelaksanaan dan urgensi jika Kadin tetap ngotot menggelar Munas.

"Jika Kadin tetap menggelar Munas di Kendari, dasar pelaksanaannya apa? Apalagi Kendari sebagai zona merah," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (28/6).

Mantan Dekan Fakultas Hukum di Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar ini meminta Kadin untuk lebih bijak bersikap sesuai dengan kondisi yang ada saat ini.

"Jangan memberi contoh yang kurang arif. Sekali lagi jangan gegabah dan memberi contoh yang kurang mendidik, agar negara kita cepat pulih dari pandemi. Jangan buat kluster baru di Munas Kadin," pungkas Ferricha.

Di satu sisi Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid memastikan Munas VIII Kadin Tahun 2021 tetap dilaksanakan pada 30 Juni hingga 2 Juli 2021 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, meskipun di masa pandemi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya