Berita

Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional Abdullah Abdullah/Net

Dunia

Abdullah Abdullah: Dialog Perdamaian Afghanistan Harus Dilanjutkan Meski Kekerasan Taliban Meningkat

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dialog perdamaian intra-Afghanistan harus dilanjutkan meski serangan Taliban terus meningkat.

Begitu yang dikatakan oleh Ketua Dewan Tinggi untuk Rekonsiliasi Nasional Abdullah Abdullah dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada Jumat (25/6).

"Saya pikir kita tidak boleh menutup pintu kecuali benar-benar ditutup oleh Taliban. Kami tidak bisa mengatakan tidak untuk pembicaraan meskipun kurangnya kemajuan atau terlepas dari apa yang terjadi di lapangan," ujarnya.


Abdullah mengatakan, dialog perdamaian dimulai dengan optimisme yang dibangun oleh Taliban. Meski demikian, pembicaraan tidak boleh ditinggalkan

“Pada akhirnya, orang terakhir yang terbunuh tidak akan menjadi solusi. Harus ada penyelesaian damai," tegasnya.

Sebelumnya, Abdullah dan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Gedung Putih terkait bantuan militer dan sipil Washington, serta masalah-masalah yang akan muncul setelah AS menarik pasukannya.

Kunjungan dua hari mantan saingan politik itu mencakup pertemuan dengan anggota parlemen dari kedua belah pihak dan kepemimpinan Pentagon.

Di tengah upaya penarikan pasukan AS, kekerasan Taliban di Afghanistan dilaporkan meningkat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya