Berita

Mantan Presiden Sudan Omar al-Bashir/Net

Dunia

Sudan Serahkan Eks Presiden Omar al-Bashir Ke Pengadilan Kriminal Internasional

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Sudah akan menyerahkan mantan presiden Omar al-Bashir dan sejumlah mantan anggota pemerintahannya ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Bashir dan tiga pejabat pemerintahannya didakwa oleh ICC atas berbagai tuduhan, termasuk kejahatan perang, genosida, dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

"Pemerintah telah memutuskan untuk menyerahkan Bashir dan penjahat lainnya ke ICC setelah prosedur ICC diadopsi," kata Menteri Urusan Federal Buthaina Dinar dalam konferensi pers pada Sabtu (26/6).


Dia mengatakan penyerahan akan mengikuti akhir persidangan Bashir terkait korupsi dan kejahatan lainnya di pengadilan lokal, seperti yang diwartakan Anadolu Agency.

Bashir telah memerintah Sudan selama lebih dari 30 tahun. Ia diduga melanggar konstitusi ketika melakukan kudeta terhadap pemerintahan Perdana Menteri Sadik al-Mahidi pada 1989.

Selama pemerintahannya, ia berhasil bertahan dari gelombang "Arab Spring" yang membuat banyak pemimpin otoriter berjatuhan.

Namun posisinya mulai goyang ketika Sudan dilanda krisis ekonomi luar biasa hingga warga menuntut diakhirinya pemerintahan Bashir. Bashir yang menolak mundur akhirnya digulingkan militer pada April 2019.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya