Berita

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas BNPB, Alexander Ginting/Net

Kesehatan

PPKM Jalan, Satgas BNPB Prediksi Corona Landai Pertengahan Juli 2021

SABTU, 26 JUNI 2021 | 19:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kasus positif Covid-19 di Indonesia yang belakangan menanjak, diperkirakan mulai melandai pada pertengahan bulan Juli 2021.

Melandai dengan catatan. Yaitu, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro berjalan dengan efektif.

"Kalau misalnya zonasi-zonasi ini bisa dikunci, pertengahan Juli sudah ada mulai pelandaian," kata Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas BNPB, Alexander Ginting dalam diskusi "Polemik: Covid Gawat Darurat", Sabtu (26/6).


Alexander berharap, pekerja kantoran yang 75 persen telah melakukan work from home (WFH) atau kerja dari rumah benar-benar berada di rumah.

"Tidak ada yang mendatangi pusat perbelanjaan atau bekumpul untuk berinteraksi dengan orang lain. Sehingga kita nanti mencapai suatu pelandaian di sekitar pertengahan Juli," terangnya.

Meski begitu, dia masih khawatir perayaan keagamaan seperti Idul Adha yang jatuh pada Selasa (20/7), akan kembali membawa pertambahan kasus Covid-19 jika masyarakat tidak disiplin.

Maka itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah saja. Kemudian, tetap menggunakan masker apabila keluar rumah.

Menurutnya, virus akan terus ada di lingkungan sepanjang manusia masih saling menularkan.

"Tapi kalau kita sudah tidak saling menularkan, maka virus ini juga tidak punya jalan untuk berimplikasi. Dia hanya bisa berimplikasi kalau dia masuk ke tubuh manusia," demikian Alexander.

Selain Alexander, hadir pembicara lain, Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M. Faqih, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Harif Fadhillah, epidemolog UI, Budi Haryanto, dan penyintas Covid-19 klaster keluarga, Budhi Setiawan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya