Berita

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih/Rep

Kesehatan

Kecepatan Penularan 10 Kali Lipat, Varian Delta Juga Bisa Menyerang Anak-anak Yang Biasanya Kuat

SABTU, 26 JUNI 2021 | 12:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penularan mutasi Covid-19 varian baru Delta tidak boleh dianggap remeh, karena potensi penularannya memiliki kecepatan 10 kali lipat dari yang biasa.

Karena itu, tidak heran apabila lonjakan kasus covid dua pekan terakhir membludak, hingga tembus 20 ribu kasus per hari.

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Daeng M. Faqih dalam diskusi daring Populi Center dan Smart FM Network bertajuk "Solidaritas Melawan Pandemi", Sabtu (26/6).


"Jadi, harus sangat hati-hati. Karena satu hal, virusnya luar biasa mutasinya cepat menularkan, ini masyarakat harus tahu. Bahkan yang Delta ini 10 kali lebih cepat kecepatannya," ujar Daeng.

Dia menambahkan, selain lebih cepat dan lebih berbahaya, fakta-fakta menunjukkan bahwa varian Delta ini juga bisa menyerang semua usia. Bahkan anak-anak yang biasanya lebih kuat juga bisa terinfeksi varian ini.

"Ini lebih berbahaya, ke anak-anak kecil yang biasanya lebih kuat (imun), sekarang dengan Delta ini lebih banyak yang terinfeksi dan gejalanya langsung lebih berat," sebut Daeng.
 
Lebih lanjut, dia berharap semua pihak untuk tetap waspada dan berhati-hati serta tidak menganggap remeh varian ini. Pasalnya, karena varian Delta inilah antara lain yang menyebabkan lonjakan-lonjakan kasus seperti sekarang.

"Jadi kita semuanya ya termasuk masyarakat, tenaga kesehatan, pemerintah, dan seluruh stakeholder, harus hati-hati, tidak boleh kendor, dan tidak boleh lengah," ucap Daeng.

Selain Daeang, turut hadir sejumlah narasumber, yaitu Ketua Tim Peduli Covid-19 MUI, Ikhsan Abdullah, Direktur Riset, Populi Center, Usep Saepul Ahyar, dan Ppengamat kebijakan publik UGM, Satria Aji Imawan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya