Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Politik

Pemerintah Harus Lakukan Langkah Besar Hadapai Ledakan Kasus Covid-19

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 23:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Para pemangku kepentingan harus cermat dan tegas dalam menerapkan kebijakan menghadapi peningkatan drastis sejumlah indikator penyebaran Covid-19 di tanah air.

Perlu langkah luar biasa semua pihak untuk mengatasi kondisi saat ini.

Demikian pernyataan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Jumat (25/6).


Kata Lestari perlu ada langkah yang luar biasa dalam menghadapi virus asal Kota Wuhan, China itu.

"Tidak bisa lagi menghadapi kondisi ledakan kasus positif Covid-19 ini secara business as usual. Saat ini yang dibutuhkan adalah langkah luar biasa untuk menghadirkan solusi," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Jumat (25/6).

Politisi yang karib disapa Mbak Rerie ini mengulas catatan Worldometers bahwa per Jumat (25/6) terdapat lonjakan kasus positif Covid-19 di Indonesia dalam rentang 18-24 Juni 2021 sebesar 61 persen.

Pada Kamis (24/6) penambahan kasus positif Covid-19 per hari di Indonesia mencapai 20.574 kasus. Sedangkan data Kemenkes per Selasa (22/6) positivity rate indonesia tercatat 51,62 persen.

Artinya setiap dua orang yang ditest PCR, satu orang positif Covid-19.

Politisi Partai Nasdem ini mengatakan, sejumlah data di atas menunjukkan kondisi penyebaran Covid-19 luar biasa yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Para pemangku kepentingan, menurut Rerie, harus menghadapi kondisi tersebut  dengan kebijakan yang tegas, rinci dan langkah yang luar biasa.

Ledakan kasus positif Covid-19, jelas Rerie, harus dihadapi dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara ketat atau biasa disebut lockdown, berbasis wilayah.

Dengan pengelolaan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu yakin, kebijakan lockdown berbasis wilayah itu bisa membuahkan hasil yang diharapkan.

“Berbagai langkah yang luar biasa dalam penanganan kasus positif Covid-19 juga bisa dilakukan untuk mengatasi sejumlah hambatan yang terjadi di lapangan,” tegasnya.

Dalam pandangan Rerie, keterbatasan jumlah tenaga kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19 harus dicarikan solusi segera.

Karena, terbatasnya jumlah tenaga kesehatan akan menciptakan kelelahan yang berpotensi menurunkan imunitas para tenaga kesehatan saat menangani pasien Covid-19.

Dengan kondisi tersebut, ancaman terpapar Covid-19 hingga kematian sangat besar bagi tenaga kesehatan.

Data yang dihimpun tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), per Rabu (27/1) tercatat 647 tenaga kesehatan yang meninggal akibat Covid-19.

Dari sisi masyarakat, tegas Rerie, juga harus dihadapi dengan upaya yang luar biasa dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan, dalam keseharian.

Selain itu, tambahnya, kepatuhan masyarakat terhadap kebijakan yang diterapkan pemerintah harus terus ditingkatkan.

"Sebab, tanpa upaya bersama semua pihak, ledakan kasus positif Covid-19 yang terjadi di sejumlah daerah bisa menjadi awal dari ancaman baru,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Selamatkan Aset Negara, UIN Jakarta Jalankan Integrasi SMA/SMK Triguna

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:16

KPK Sita Uang Rp1 Miliar Lebih dan Puluhan Kg Platinum Hasil Korupsi Bupati Langkat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 02:00

UI Angkat Bicara soal Kajian LGBT Mahasiswa, Begini Tanggapannya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:48

Kronologi OTT Bupati Langkat, Mantan Anggota DPRD Sumut jadi Kurir Uang Suap

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:32

Badko HMI Sulbar Siap Kawal Kasus Kapolres Pasangkayu

Sabtu, 04 Juli 2026 | 01:16

Bupati Langkat juga Terima Cuan Jual Beli Jabatan Camat hingga Kepsek, Segini Nilainya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:56

Sinergi Kemensos-ITB Visi Nusantara Serap Lulusan Sekolah Rakyat

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:37

Bupati Langkat Diduga Minta Fee 17 Persen ke Timses Usai Raup Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:12

Arief Poyuono Apresiasi Danantara Gandeng KPK Bersih-bersih BUMN

Sabtu, 04 Juli 2026 | 00:03

Bupati Langkat Syah Afandin dan Tim Sukses Tersandung Kasus Suap

Jumat, 03 Juli 2026 | 23:48

Selengkapnya