Berita

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Prof. Zubairi: Varian Delta Menular Dalam Hitungan Detik Bukan Lelucon

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 19:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah penelitian yang dilakukan di Australia menunjukkan virus corona varian Delta menular begitu cepatnya, hanya dalam hitungan detik.

Cepatnya transmisi varian B.1.617.2 itu bukanlah lelucon semata dan menjadi perhatian para ahli saat ini.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Dr. Zubairi Djoerban membenarkan penularan varian Delta hanya lewat berpapasan.


"Yang jelas, transmisi cepat dari varian Delta bukan candaan, Itu adalah hasil tracing di Australia untuk kasus-kasus baru," ujarnya melalui akun Twitter pada Jumat (25/6).

Para peneliti di Australia melakukan penelitian di pusat perbelanjaan Bondi Junction Westfield. Penelitian ditujukan untuk melihat kecepatan virus bertransmisi. Hasilnya, virus tidak lagi buruh waktu hingga 15 menit untuk menginfeksi, melainkan dalam hitungan detik.

Menurut ahli virologi dari Universitas Griffith Lara Herrer, transmisi yang terekam di CCTV itu menunjukkan virus dapat bertahan di udara cukup lama, sehingga seseorang dapat menghirupnya dan terinfeksi.

"Hal itu yang menjadi concern para ahli, apalagi kejadiannya tidak terjadi sekali saja di sana," tambahnya.

Beberapa tokoh, termasuk Menteri Kesehatan New South Wales Brad Hazzard dan ahli epidemiologi Eric Feigl-Ding, juga menyoroti cepatnya penularan varian Delta.

Meski begitu, Prof. Zubairi menuturkan, sebagian besar vaksin Covid-19 yang saat ini beredar masih bisa bekerja melawan varian Delta.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya