Berita

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Budiharjo Hermawan/RMOLjabar

Politik

Ditentang Demokrat Daerah, Presiden Tiga Periode Sama Saja Hilangkan Hak-hak Rakyat

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 18:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wacana penambahan masa jabatan presiden lebih dari dua periode ditentang keras oleh Partai Demokrat daerah.

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Budiharjo Hermawan meminta, pandemi Covid-19 jangan dijadikan dalih untuk menambah masa jabatan presiden.

Jika wacana penambahan masa jabatan presiden terus digulirkan, justru akan memicu perpecahan di tengah kalangan masyarakat. Sebab wacana tersebut cenderung hanya akan menguntungkan kelompok tertentu, ketimbang masyarakat luas.


"Intinya kami dari Partai Demokrat tetap ingin memperjuangkan agar konstitusi tetap berjalan sesuai dengan aturan yang ada, supaya ke depan kita makin baik," kata Sri Budiharjo Hermawan kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (25/6).

Lebih lanjut, ia berpandangan, adanya wacana penambahan masa jabatan presiden tiga periode, tentu akan mengancam hilangnya hak masyarakat dalam memilih pemimpin.

"Jangan sampai nantinya hak rakyat dalam memilih pemimpin atau wakil rakyat itu hilang," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya