Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

UPDATE COVID-19

Terparah Sejak Covid-19 Masuk Indonesia, Kasus Positif Harian Tembus 20 Ribu Dalam Sehari

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi pendemi di dalam negeri semakin mengkhawatirkan. Sebab, tambahan kasus positif melonjak sangat tinggi dalam sehari.

Berdasarkan data yang dilansir Kementerian Kesehatan per Kamis (24/6), tambahan kasus positif hari ini tembus ke angka 20.574 orang.

Angka tersebut lebih tinggi dari rekor sebelumnya yang terjadi pada Rabu kemarin (23/6) yang mencapai 15.308 orang.


Namun akibat pertambahan kasus hari ini, total kasus positif di Indonesia kini sudah mencapai 2.053.995 orang.

Selain kasus positif, Kemenkes juga mencatat rekor pada kasus aktif Covid-19. Hari ini, angkanya mencapai 11.018 orang. Jika ditotal, kasus aktif kini sudah tembus ke angka 160.524 orang.

Sementara, jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 hari ini bertambah sebanyak 9.201 orang. Totalnya kini sudah tercatat 1.826.504 orang.

Di samping itu, jumlah pasien positif yang meninggal juga masih bertambah cukup tinggi. Hari ini mencapai 355 orang. Secara total, kasus meninggal di Indonesia sudah tembus ke angka 55.949.

Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat 126.696 orang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek. Mereka tersebar di 34 provinsi yang terdampak.

Adapun untuk jumlah orang yang dilakukan pemeriksaan di laboratorium jejaring Satgas Penanganan Covid-19, pada hari ini ada sebanyak 90.503 orang dengan jumlah spesimen yang diambil 136.896 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 830 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 12.769.028 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 19.142.749 sampel.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya