Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Kesehatan

Jabar Dapat Sumbangan Suplemen Kesehatan Rp 6,8 Miliar

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 15:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima bantuan 25 ribu botol suplemen kesehatan senilai Rp 6,8 miliar dari Rhea Health Tone (RHT) untuk meningkatkan imun dalam rangka pencegahan Covid-19.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menjelaskan, ada beberapa strategi dalam menyalurkan suplemen hasil bantuan ini. Pertama, suplemen tersebut dibagikan kepada tenaga kesehatan, terutama yang berjibaku di zona merah.

"Kami akan bagi kepada tenaga kesehatan yang di CISDI, dan kedua nakes yang ada di zona merah itu diperbanyak, perbandingannya satu banding dua," kata Ridwan Kamil saat menerima bantuan tersebut melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (24/6).


CISDI atau Centre for Indonesia's Strategic Development Initiatives adalah organisasi nirlaba yang bekerja sama dengan Pemprov Jabar merekrut ribuan nakes dalam program Puskesmas Terpadu dan Juara (Puspa).  

Emil menjelaskan, penyebaran kasus Covid-19 di Jawa Barat cukup berbeda dengan daerah lain. Karena kasus tertinggi hanya berada di dua zona yakni Bodebek (Bogor, Depok dan Bekasi) serta Bandung raya.

"Dengan Jakarta agak sedikit beda. 70 persen kasus kami ada di Bodebek, Bandung raya. Maka urusan pembagian itu kami tidak akan rata, tapi proporsional. Untuk itu mohon perbanyak ke Bodebek, perbanyak ke Bandung Raya, baru sisanya ke daerah yang terdata secara kasus harian tidak setinggi dua metropolitan tadi," jelasnya.

Selain itu, Emil juga meminta agar suplemen ini bisa dipasok ke Puskesmas dan rumah sakit di daerah yang kasusnya tinggi. Ia juga meminta edukasi masyarakat terus dilakukan lantaran pandemi diprediksi tidak akan berakhir dalam jangka waktu dekat.

"Atas nama masyarakat dan Pemprov Jabar, saya menghaturkan terima kasih. Saya titip bagikan ke puskesmas rumah sakit yang kasusnya tinggi," ungkapnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Penggagas RHT di Indonesia, Rudiantara yang juga mantan Menteri Kominfo mengatakan, 25 ribu botol RHT akan didonasikan pada jaringan yang sudah terbentuk oleh Program Puspa yang sudah siap dan juga melalui jaringan Pemprov Jabar.

"RHT akan mendonasikan produknya kepada front liner kesehatan untuk memperkuat daya tahan kesehatan di Jawa Barat, mengingat situasi pandemi Covid yang menunjukkan kenaikan. Selain itu untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh front liner kesehatan yang terdampak virus Covid-19," kata Rudiantara.

Dengan pemberian RHT sesuai tata cara uji klinik dapat memberi manfaat untuk percepatan perbaikan kondisi pasien.

Sementara itu, mantan Menteri Desa, Eko Putro Sandjojo yang juga inisiator RHT menuturkan, RHT direkomendasikan sebagai bagian dari terapi pasien Covid-19 di Armenia. Namun pihaknya tidak akan mengklaim suplemen tersebut sebagai obat Covid-19 karena harus melewati ujicoba klinis.

Diakui Eko, pihaknya menggandeng BPPOM dan RSUP dr Hasan Sadikin juga RS Wisma Atlet Jakarta guna melakukan ujicoba pengobatan. Sementara untuk pencegahan dilakukan di RS Persahabatan Jakarta.

"Banyak yang sudah terbantu, percepatan penyembuhan bisa 5-7 hari mereka rata-rata PCR negatif. Tapi ini bukan suara akademik jadi harus on trial," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya