Berita

Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Kesehatan

Kasatgas IDI Sangsi PPKM Mikro Bisa Terlaksana Seperti Kemauan Jokowi

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 13:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Konsep tertulis yang dikeluarkan pemerintah dalam memperketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro sesuai dengan harapan yang disampaikan Presiden Joko Widodo.

Begitu yang disampaikan Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Prof. Zubairi Djoerban, saat menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyamakan esensi PPKM Mikro dengan lockdown.

Zubairi Djoerban enggan mengomentari pernyataan Jokowi yang menyamakan esensi PPKM Mikro dengan lockdown tersebut.


Akan tetapi, ia menggarisbawahi pernyataan lain Jokowi yang mengatakan bahwa PPKM Mikro efektif untuk menekan lonjakan kasus Covid-19, namun dalam implementasinya masih belum menyeluruh melainkan sporadis di beberapa tempat saja.

"Beliau kan menekankan itu, bahwa ada implementasi yang belum baik," ujar Zubairi Djoerban saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (24/6).

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini memberikan contoh dari implementasi PPKM Mikro yang tidak sesuai dengan aturan yang tertulis di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri 14/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19, serta aturan turunan lainnya yang dikeluarkan pemerintah daerah terkait dengan pembatasan penumpang di transportasi massal sebanyak 50 persen.

"Saya berikan ilustrasi. Sore kemarin driver saya pulang (pakai KRL) dari Jakarta ke Depok, itu masih penuh. Jadi benar sebelum masuk stasiun itu diperiksa pakai masker atau tidak, kemudian beberapa orang diperiksa swab antigen. Namun tidak ada yang membatasi isi dari pada setiap gerbong KRL," beber Zubairi.

Maka dari itu, sosok yang kerap disapa Prof. Beri ini mengaku sangsi jika implementasi pengetatan PPKM Mikro masih sporadis di beberapa tempat saja, seperti yang dikatakan Jokowi.

Tetapi, apabila pelaksanaan PPKM Mikro di lapangan sesuai dengan yang dituliskan dalam sejumlah aturan, Zubairi Djoerban cukup optimis lonjakan kasus Covid-19 yang sudah tembus angka 2 juta kasus positif bisa ditekan.

"Saya setuju jika implementasi PPKM Mikro itu bagus, persis seperti yang tertulis, itu mungkin sekali kita bisa mengatasi krisis, masalah lonjakan kasus yang luar biasa di Indonesia," ungkap Zubairi Djoerban.

"Tapi kalau implementasinya seperti sekarang, ya kita bisa makin gawat," tegasnya menutup.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya