Berita

Kanselir Jerman Angela Merkel/Net

Dunia

Khawatir Muncul Varian Baru, Jerman Hati-hati Longgarkan Pembatasan Covid-19

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 10:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanselir Jerman Angela Merkel memberikan peringatan dan imbauan untuk melonggarkan pembatasan Covid-19 dengan sangat berhati-hati karena kemungkinan munculnya lebih banyak varian baru virus corona.

Berbicara kepada parlemen pada Rabu (23/6), Merkel mengatakan kemungkinan akan ada lebih banyak varian baru virus corona sebelum dunia cukup divaksinasi.

"Berbagai varian mungkin muncul dan kita perlu mengantisipasi ini selama seluruh dunia tidak divaksinasi," kata Merkel, seperti dimuat Sputnik.


Meski saat ini terjadi tren penurunan kasus Covid-19 di Jerman, Merkel mengimbau agar pelonggaran pembatasan dilakukan dengan hati-hati.

"Situasi epidemi menggembirakan dan memungkinkan untuk dibuka kembali. Ini proporsional. Tapi saya tekankan bahwa kita harus melanjutkan dengan hati-hati. Meskipun gelombang ketiga dipatahkan dengan tegas, pandemi belum berakhir. Kita masih di atas es tipis," imbaunya.

Ia juga mengatakan bahwa vaksinasi nasional tetap menjadi kunci untuk mengalahkan virus di tengah peningkatan kasus yang terkait dengan varian Delta yang lebih menular.

Merkel menargetkan, semua orang diharapkan dapat memiliki kesempatan untuk menerima suntikan vaksin pada 21 September.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya