Berita

Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, 23 Juni/Repro

Politik

Masih Sporadis, Jokowi Minta Kepala Daerah Lebih Serius Terapkan PPKM

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 02:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo mengatakan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa tempat selama ini masih sporadis.

Jokowi menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah baik Gubernur maupun Bupati/walikota untuk lebih meneguhkan komitmennya dalam menerapkan PPKM.

Kata Jokowi, optimalisai posko penanganan virus corona baru (Covid-19) sangat penting untuk menekan penyebaran virus asal Kota Wuhan, China itu.


"Saya minta kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk meneguhkan komitmennya mempertajam PPKM Mikro, optimalkan posko-posko Covid-119 yang telah terbentuk di masing-masing desa atau kelurahan," demikian kata Jokowi dalam keterangan pers virtual Rabu (23/6).

Dijelaskan Jokowi, fungsi utama posko adalah mendorong perubahan perilaku masyarakat agar displin protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Kedispilian 3M jadi kunci," demikian penegasan Jokowi.

Selain itu, ia meminta seluruh kepala daerah agar lebih serius menguatkan pelaksanaan 3T hingga de level desa. Tiga T yakni Testing, Tracing dan Treatment.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bawha Covid-19 adalah masalah yang nyata dan tidak mengena ras ataupun golongan.

Ia meminta seluruh masyarakat lebih berhati-hati agar terhindar dari terjangkitnya Covid-19.

"Wabah ini masalah yang nyata, penyakit ini tidak mengenal ras maupun diskrimanasi, tidak peduli asal usul orang, status ekonominya, agamanya, maupun suku bangsanya, semuanya dapat terkena, pungkas Jokowi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya