Berita

Kim Yo Jong/Net

Dunia

Adik Kim Jong Un Kirim Pepatah Untuk AS: Dalam Mimpi, Yang Penting Adalah Menafsirkannya

RABU, 23 JUNI 2021 | 16:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Adik Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, telah memberikan pepatah khusus yang ditujukan pada Amerika Serikat (AS).

Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Pekerja Korea (WPK) itu menyoroti komentar Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan ketika menanggapi pernyataan Kim Jong Un selama Rapat Pleno Komite Sentrai WPK.

Kim Jong Un mengatakan, Korea Utara harus mempersiapkan dialog dan konfrontasi dengan AS. Pernyataan itu dikomentari oleh Sullivan sebagai sinyal yang menarik.


"Sebuah pepatah Korea mengatakan bahwa 'Dalam mimpi, yang paling penting adalah menafsirkannyaa, bukan memilikinya'," kata Kim Yo Jong dalam keterangan tertulisnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/6).

Kim Yo Jong mengatakan, AS tampaknya salah menafsirkan pernyataan Kim Jong Un demi mencari kenyamanannya sendiri.

"Harapan, yang mereka pilih untuk disimpan dengan cara yang salah, akan menjerumuskan mereka ke dalam kekecewaan yang lebih besar," pungkas Kim Yo Jong.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya